Debat Kandidat Lewat Radio Dinilai Tidak Efektif

DEBAT TERBUKA : Debat publik yang digelar KPU Kota Bekasi, di Gedung Serbaguna Al-Muhajirien Bekasi, di Jalan Cut Mutia No. 53, Margahayu, Bekasi Timur, Rabu (11/4)

BEKASI SELATAN – Gelaran Acara Debat Kandidat Calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi dipertanyakan efektifitasnya. Pasalnya acara tersebut di buat ‘live’ melalui tiga radio.

“Yah kita pertanyakan berapa sih pendengar radio. Kan kalau mau bicara efektifitas pesan dari debat itu harus sampai ke masyarakat. Kalau di gedung ini kan pesertanya antara pendukung nomor 1 dan nomor 2.” tutur anggota timses Paslon nomor 2, Chairoman J.Putro. pada wartawan usai acara debat kandidat di gedung Al Muhajirin, Rabu (11/4/2018).

Politisi yang juga anggota DPRD Kota Bekasi ini mengusulkan agar debat selanjutnya disosialisasikan jadwal dan tempatnya agar masyarakat di luar pendukung paslon bisa menyaksikan.

“Harus disosialisasikan sebelumnya acara debat yang akan datang agar bisa diketahui masyarakat luas,” saran Choiruman.

Senada dikatakan Pengamat Kebijakan Publik Didit Susilo. Menurut dia, saat ini radio menempati urutan ketiga setelah televisi dan media online. Jadi, kata dia, debat ini tidak efektif sampai ke masyarakat calon pemilih.

“Apalagi debat dilaksanakan di jam orang sibuk kerja dan itu kalangan masyarakat menengah. Tapi kalau masyarakat menengah ke bawah kan sudah banyak yang tidak punya radio,” tandas Didit.

Ditambahkan dia, seharusnya KPU Kota Bekasi juga mengundang kalangan tokoh masyarakat sehingga yang tidak bisa mendengar radio bisa melihat langsung di lokasi debat.

Hakekatnya, sambung Didit, acara debat ini bertujuan agar masyarakat yang belum mempunyai pilihan bisa menimbang visi dan misi para calon. Sehingga masyarakat bisa memilih dengan obyektif.

“Debat itu kan agar masyarakat tahu visi misi pasangan calon, dan pesannya harus sampai ke masyarakat. Nah televisi bisa menjadi sarana yang tepat untuk memperkenalkan program kandidat,” pungkasnya.(GUN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*