Pungli, Delapan Oknum Dishub Ditangkap

Ilustrasi

CIKARANG PUSAT – Tim Saber Pungli Polres Metro Bekasi melakukan operasi penangkapan terhadap delapan oknum pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi lantaran melakukan pungli terhadap beberapa angkutan umum.

Mereka diduga melakukan pungutan di sekitar Pasar Cibitung, depan Sentral Grosir Cikarang (SGC) dan Kantor Dishub. Delapan oknum tersebut, lima di antaranya non ASN sedangkan ASN ada tiga orang.

Wakil Kepala Polres Metro Kabupaten Bekasi, Ajun Komisaris Besar Lutfhie membenarkan hal itu, hanya saja dia tidak menjelaskan lebih lanjut terkait penangkapan ini. Lutfhie menyatakan para oknum tersebut masih dalam pemeriksaan.

“Baru… Baru diperiksa,” ujar dia, melalui pesan singkat, Kamis (17/5).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rizal Marito membenarkan hal tersebut, namun dirinya menepis bahwa operasi yang dilakukan adalah Operasi Tangkap Tangan (OTT).

“Itu Giat Saber Pungli Polres, bukan OTT,” tegasnya.

Sedangkan Kasubnit Tipikor Ipda Trisno menjelaskan penangkapan tersebut berawal dari laporan supir angkot yang mengeluhkan oknum Dishub melakukan pungutan tidak sesuai.

Sesuai karcis retribusi, untuk kendaraan jenis angkutan elf dan angkutan umum lainnya, bertuliskan retribusi sebesar Rp3.000. Namun para oknum tersebut memungut sebesar Rp5.000 – 7.000, bahkan lebih.

“Para supir angkot lapor ke kita ini legal apa tidak, kemudian kita ringkus ke Polres delapan oknum Dishub tersebut,” ucapnya.

Penangkapan oknum Dishub itu dilakukan pada hari Rabu (16/5), pertama dua oknum non ASN di depan Kantor Dishub, kemudian tiga oknum ASN di Kantor Dishub, sisanya tiga oknum non PNS Dishub diringkus di depan SGC dan Pasar Cibitung.

Namun saat ditanya inisial oknum Dishub tersebut, dirinya enggan mengungkapkan. “Dari hasil penangkapan itu semuanya cowok dan kita periksa,” jelasnya.

Tetapi, penarikan tersebut sesuai Perda nomor 6 tahun 2011 tentang restrubusi pasal 93. “Mereka sudah dipulangkan, inikan sudah sesuai Perda jadi legal kan udah ada payung hukum,” tutupnya.(ONE)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*