Polisi Harus Usut Tuntas Penyebar Hoax di Pilkada Kota Bekasi

Selebaran hoax yang berisi provokasi. (Ist)

BEKASI SELATAN – Maraknya penyebaran selebaran yang berisi provokasi kepada salah satu Pasangan Calon (Paslon) kandidat Pilkada Wali Kota Bekasi, dinilai bisa memecah belah masyarakat khususnya dalam beragama dan berbangsa. Hal demikian ini menjadi sorotan para pemuka Agama dan Tokoh Pemuda setempat.

Tokoh Muda Kota Bekasi, Ali Imam Faryadi mengatakan bahwa kampanye ‘Hoax’ dengan mempertentangkan agama telah mengusik rasa persaudaraan dan rasa prikemanusiaan. Hal tersebut tidak lagi sebatas kepentingan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi.

“Bagi kami, itu semua telah mencederai NKRI di Kota Bekasi, karena berita Hoax tentang seruan ‘Perang Salib’ merupakan tindakan teror yang dinilai sangat keji bagi kemaslahatan bernegara,” kata Ali Imam Faryadi kepada awak media, Senin (28/05/18).

Ia berharap kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Masalah ini adalah hal yang gamblang untuk bisa dicermati dengan kaitan motif dan tujuan dari penyebaran berita Hoax.

“Pengusutan bukan sekedar hanya pada pelaku di lapangan namun ‘Aktor Intelektual’ harus diungkap, karena kami yakin diduga ada peran dari pihak Paslon tertentu yang memang menghendaki penyebaran berita Hoax tersebut,” pungkasnya. (GUN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*