Pernyataan Kadisdik Lecehkan Masyarakat Kota Bekasi

Ilustrasi PPDB Online. (Ist)

BEKASI SELATAN – Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi, Jawa Barat, Alie Fauzie yang melontarkan kata sebagian masyarakat gagap teknologi (Gaptek) kian memanas di Kota Patriot maupun dunia maya.

Hal tersebut pun mendapat respon dari Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi, Gilang Esa Mohamad yang mempertanyakan kinerja Disdik Kota Bekasi, apa yang sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan selaku pemerintah, seharusnya dapat mengantisipasi kendala-kendala di lapangan yang setiap tahun selalu berulang.

“Kalau masalah tahunan ini dianggap berada di masyarakat, karena gaptek dan lainnya, Disdik mestinya berkaca dan berbenah, bukan malah menyalahkan masyarakat,” tegas Gilang yang juga Ketua Banteng Muda Indonesia.

Menurutnya, kata gaptek yang ditujukan kepada masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya ini, seakan meremehkan masalah dan seakan-akan Disdik tidak bertanggungjawab dengan masalah yang ada, dan dinilai tidak tepat sasaran dalam melaksanakan programnya.

“Dia (Kadisdik, red) harusnya memberitahu tahapan-tahapan PPDB Online di setiap sekolah, baik melalui Kepala Sekolah, OSIS, dan banyak organ-organ masyarakat lainnya,” jelasnya.

Gilang pun menyayangkan ucapan yang dilontarkan oleh Kadisdik terkesan tidak mendidik, kata dia, dirinya pun merasa sakit hati atas ucapan Gaptek tersebut. Sehinga demikian, Gilang pun mempertanyakan sampai dimana sosialisasi PPDB Online Disdik Kota Bekasi tersebut?.

“Ini sudah termasuk penghinaan kepada masyarakat, ini kan Kota Bekasi yang dibilang Kota Bekasi, Sehat, dan Cerdas, dengan pernyataan gaptek sendiri, berarti masyarakat Kota Bekasi gak cerdas dong,” tukasnya.

Menurutnya, gaptek itu menandakan masyarakat belom cerdas menggunakan media elektronik dan sebagainya. Sehingga penyataan gaptek sendiri pun terkesan melecehkan Kota Bekasi.

“Selama ini kan pencapaian dan penghargaan Kota Bekasi itu kan dari masyarakat, apa yang telah dibangun oleh Pemkot Bekasi, tapi malah Disdik sendiri yang melempar tangannya kepada masyarakat, bukan malah mengakui kesalahannya,” bebernya.

Gilang pun menilai, Kadisdik Kota Bekasi pun bukan contoh Kepala Dinas yang baik, kalau benar dia pemimpin yang baik, dia harusnya bertanggung jawab dan merespon keluhan masyarakat yang terkendala di lapangan, bukan malah melempar batu sembunyi tangan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Ali Fauzi sontak mengatakan bahwa kendala dalam PPDB Online biasa pada masyarakat yang Gagap Teknologi (Gaptek).

“Masyarakat yang gaptek ya mendatangi sekolah, kan tidak semua masyarakat mengerti jadi mendatangi sekolah,” ujar Ali Fauzie beberapa waktu lalu saat diwawancarai oleh Bekasi Ekspres. (GUN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*