Buntut Skandal Perizinan, LAMI Desak Satpol PP Tutup Meikarta

Pembangunan mega proyek Meikarta.(ist)

CIKARANG PUSAT – Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Kabupaten Bekasi mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi, untuk menghentikan dan menutup proyek pekerjaan pembangunan Meikarta. Pasalnya, hingga saat ini proses perizinan keseluruhan di proyek Meikarta belum jelas.

“Kami dari LAMI mendesak Satpol PP Kabupaten Bekasi untuk menghentikan pekerjaan dan menutup proyek Meikarta, karena diduga belum memiliki izin,” kata Ketua LAMI Kabupaten Bekasi, Choiri kepada wartawan.

Choiri mengatakan, tersangkut pautnya operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi, mengungkap tabir bahwa proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi secara keseluruhan belum memiliki izin. Apalagi, sambung Choiri, rekanan dan konsultan Lippo Group mencoba-coba melakukan suap untuk proses perizinan.

“Sekarang terlihat jelas, kalau proyek Meikarta secara keseluruhan belum memiliki izin. Karena proyek Meikarta dari Lippo Group mencoba melakukan suap untuk proses izin,” ujar Choiri.

Ditegaskan, jika Satpol PP tidak berani menutup dan menghentikan proyek Meikarta, lebih baik Satpol PP Kabupaten Bekasi dibubarkan, karena lemah dalam fungsi kontrol dan tupoksinya. Selain itu, Kepala Satpol PP, Hudaya pun diminta mundur dari jabatannya.

“Satpol PP ini ada buat menegakkan aturan. Menegakkan Perda. Kalau kinerjanya lemah dalam fungsinya, lebih baik buat apa ada Satpol PP,” sindir Choiri.

Choiri pun mengancam akan melakukan demo besar-besaran ke Kantor Satpol PP Kabupaten Bekasi, jika tidak melakukan penutupan pekerjaan proyek Meikarta.

“Jangankan kita demo buat menutup Meikarta, kita juga akan demo kantor Satpol PP, jika lemah dalam fungsi kinerjanya,” pungkasnya. (ZAL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*