SDN Kebalen 01 Kutip Biaya Sampul Rapor Rp 50 Ribu,Kemana Dana Bos?

Ilustrasi (ist).

BABELAN – Alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) masih saja menuai pertanyaan di masyarakat. Pasalnya, masih ada sekolah negeri yang diduga mengutip biaya sampul rapor. Padahal, menurut ketentuan Petunjuk Teknis Dana BOS tahun 2014 Kemendikbud, dana dari pemerintah bisa dimanfaatkan untuk membiayai operasional sekolah seperti buku sekolah.

Sebut saja Bunga, orangtua murid Sekolah Dasar Negeri Kebalen 01, Kabupaten Bekasi yang meminta namanya dirahasiakan ini, mengeluhkan pungutan yang seharusnya sudah dibiayai oleh dana BOS.

“Di masa sulit seperti ini, saya harus merogoh kocek dalam-dalam untuk membayar sampul rapor hingga Rp 50 ribu,” keluhnya, Minggu (27/01/2019).

Bahkan, lanjutnya, walau sudah dibayarkan, sampul rapor tidak langsung diberikan. Wali murid harus menunggu sekitar seminggu untuk mendapatkan sampul. “Kalau begitu percuma ada dana BOS, tolong dong pemerintah lebih memantau dalam penggunaan dana bos dan tegas dalam hal penyimpangannya,” tandasnya.

Sementara, Kepala Sekolah SDN Kebalen 01, Zahrudin saat ditemui bekasiekspres.com menyangkal keterlibatannya dalam penjualan sampul rapor. Menurutnya yang mengurus terkait sampul rapor adalah koordinator kelas (korlas) yang merupakan perwakilan wali murid dari setiap kelas dengan Komite sekolah, Selasa (29/01/2019).

“Terkait sampul rapor pihak sekolah tidak tahu-menahu,” kelit Zahrudin. (ZAL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*