Taman Kota Cibitung Dikepung Alat Peraga Kampanye, Kinerja Disperkimtan Dipertanyakan

RUSAK ESTETIKA: Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang sepanjang Taman Kota Cibitung dinilai merusak estetika dan mengotori taman.

CIBITUNG – Keberadaan Alat Peraga Kampanye (APK) seperti bendera partai maupun banner caleg yang terpasang di sepanjang Taman Kota Cibitung dinilai merusak estetika.

Bahkan taman kota yang dibangun oleh Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi ini terlihat kumuh akibat banyaknya APK.Hingga kini belum ada upaya pelarangan maupun pencopotan oleh instansi terkait yang mengurusi masalah taman.

Dewi (29), salah satu warga Cikarang Barat yang sedang asyik bersantai di Taman Cibitung yang beberapa pekan lalu dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengaku risih karena kurang nyaman lantaran bendera partai politik dan banner caleg yang memenuhi taman.

“Harusnya taman jangan dikotorin sama bendera partai atau atribut apapun, kalau sudah begini jadi nggak bagus lagi pemandangannya,”ungkapnya saat diwawancarai, Rabu (6/03/2019).

Menanggapi, pengamat Perkotaan LIPI Syafuan Rozi mengatakan keberadaan atribut apapun yang terpasang di sekitar taman kota akan menghilangkan nilai estetika sebuah taman. Ia menambahkan bahwa hal itu juga dianggap melanggar Undang Undang (UU) Pemilu, apabila ada bendera parpol atau pun banner caleg yang terpasang di area publik tersebut.

Taman kota adalah area publik dimana seharusnya bersih dari atribut parpol serta banner caleg, dan masyarakat selaku publik malah akan jenuh dan tidak akan berempati.

“Pemda jangan diam saja atribut partai atau banner caleg mengotori taman kota, bagaimana pun setiap pembangunan yang dilakukan Pemda semua berasal dari uang pajak masyarakat,”pungkas dia.(DEJ)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*