ICMI Dorong Kementerian ATR/BPN Koreksi Jabatan Nurhadi Putra

Ilustrasi gratifikasi (Dtk).

CIKARANG PUSAT-Ketua Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Bekasi, Iyon Juneidi menolak penempatan pejabat yang pernah bermasalah di Kabupaten Bekasi. Pasalnya, tidak sejalan dengan slogan “Bekasi Baru Bekasi Bersih” yang diusung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Eka Supriatmaja.

“Ini jelas sangat bertentangan dengan apa yang diharapkan Plt Bupati Bekasi,apalagi di tengah upaya menghilangkan citra negatif yang dialami Kabupaten Bekasi,” kata dia kepada Bekasiekspres.com, Minggu (14/04/2019).

Siapapun yang ditempatkan atau di tugaskan di wilayah Kabupaten Bekasi, ungkap dia, hendaknya tidak pernah memiliki rekam jejak hukum yang buruk.

“ICMI Kabupaten Bekasi sangat menyayangkan penempatan kepala BPN yang baru, Nurhadi Putra yang ternyata pernah berurusan dengan masalah hukum,” tegasnya.

Ia menyebut jika ingin menempatkan pejabatnya di wilayah Kabupaten Bekasi, hendaknya instansi manapun melakukan koreksi dahulu terhadap rekam jejaknya,
jangan sampai malah jadi bumerang setelah ditempatkan.

ICMI Kabupaten Bekasi akan mendorong kepada Kementerian ATR/BPN untuk melakukan koreksi ulang terhadap penempatan pejabatnya.

“Sangat disayangkan saja apabila ada pejabat yang ditempatkan di Kabupaten Bekasi ternyata pernah berurusan dengan hukum, jelas sangat tidak mendukung Plt Bupati Bekasi dengan Moto Bekasi Baru Bekasi Bersih,”kata dia.

Iyon berharap slogan Bekasi Baru Bekasi Bersih yang digaungkan Plt Bupati dapat hilang secara perlahan lantaran hal ini. “Mari kita dukung upaya dan kerja keras Plt Bupati Bekasi membawa Kabupaten Bekasi agar lebih baik lagi,” pungkas dia.
(ZAL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*