Gandeng Ibu Guru Kembar, Grand Metropolitan Gelar Pameran Foto

Bekasi Selatan – Untuk yang kedua kalinya, Yayasan Metropolitan Peduli (YMP) menyelenggarakan pameran foto Ibu Guru Kembar. Pameran foto dalam rangka memperingati Hari Kartini 21 April 2019 itu digelar di Grand Metropolitan Mal Bekasi, Bekasi, Sabtu (20/4).

Sebanyak 34 foto Ibu Guru Kembar, Sri Rosyati (Rossy) dan Sri lrianingsih (Rian) terpajang di lantai UG di mall ternama di Bekasi Selatan tersebut selama delapan hari, dimulai sejak Sabtu (20/4) sampai Minggu (28/4).

Pendiri YMP, Nanda Widya kepada awak media menuturkan, pameran foto Ibu Guru Kembar, Sri Rosyati (Rossy) dan Sri lrianingsih (Rian) ini yang kedua kalinya diadakan di mal Grand Metropolitan Bekasi. Selain pameran foto, kata Nanda, pihaknya juga melakukan kegiatan sosial kemanusiaan lainnya.

Ia menjelaskan, acara yang digelar ini mengusung tema Hari Kartini dengan menampilkan kegiatan kemanusiaan mereka bagi kaum marjinal di Ibu Kota. (Istimewa)

Nanda mengatakan, YMP sudah lama menjalin kemitraan dengan ibu guru kembar Rossy dan Rian.

Nanda menilai, sosok Kartini sangat menginspirasi Ibu Guru Kembar dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak kaum marjinal ibukota, mulai usia PAUD hingga SMA.

“Kemitraan YMP dan Ibu Kembar telah terjalin baik karena kesamaan visi yang dimiliki yaitu peduli sesama dan saling membantu pada kegiatan kemanusiaan,” kata Nanda di Grand Metropolitan Mall Bekasi, Sabtu (20/4).

Sebelumnya, lanjut Nanda, pada 2015 lalu pihaknya dengan Ibu Guru Kembar juga mengadakan agenda serupa dengan momen serupa yakni Hari Kartini.

“Kita ingin masyarakat luas mengetahui bahwa ada sosok Ibu Kartini masa kini yaitu Ibu Guru Kembar yang konsen terhadap kaum marjinal di Ibu Kota,” ujarnya.

Sementara Ibu Guru Kembar menambahkan, pameran foto selama 8 hari sejak 20 April hingga 28 April mendatang, dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung mal.

Mereka menjelaskan, Hari Kartini dijadikan momen untuk menggelar acara ini, karena Kartini sangat menginsipirasi mereka dalam menjalankan kegiatan kemanusiaannya terutama dalam membantu kaum marjinal Ibu Kota melalui pendirian Sekolah Darurat Kartini.

“Nama sekolah yang kami dirikan juga diambil dari nama Kartini,” ujarnya.

Mereka mendirikan Sekolah Darurat Kartini pada tahun 1990 untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak kaum marjinal ibukota, mulai usia PAUD hingga SMA. Kegiatan kemanusiaan mereka di bidang pendidikan telah menyebar ke banyak tempat tidak hanya di dalam negeri tetapi juga mancanegara.

“Pameran foto ini bertujuan untuk dapat menginspirasi serta menggerakan hati masyarakat luas untuk membantu sesama yang membutuhkan,” pungkasnya.(HEN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*