Iwapi Buka Bersama dan Santuni Anak Yatim

Bekasi Selatan – Tak kurang dari 50 kaum duafa dan anak yatim menerima santunan dari kaum wanita kalangan pengusaha di Kota Bekasi. Pemberian santunan dilakukan kaum wanita tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Bekasi tersebut sekaligus dengan mengajak kaum duafa berbuka puasa bersama di Hotel Santika Mega City Bekasi, Jum’at (24/5).

Anak-anak yatim tersebut berasal dari 3 yayasan di Kota Bekasi serta kelompok anak-anak pemain marawis. Bentuk santunan diberika berupa sejumlah uang dan perlengkapan alat sholat serta kitab suci Al Qur’an.

Ketua Iwapi Kota Bekasi Devi Iriani menuturkan, melalui kegiatan tersebut pihaknya ingin mengajak para kaum duafa dan anak-anak yatim turut merasakan kegembiraan di bulan suci Ramadhan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri nanti.

“Intinya kami ingin berbagi, memang tak seberapa yang bisa kami berikan, namun hal ini menjadi kebahagiaan bagi kami melihat wajah anak-anak yatim tersebut tampak senang berbuka puasa bersama kami dan menerima santunan,” tutur Devi kepada Bekasi Ekspres.com.

Devi menjelaskan, moment kegiatan sosial seperti ini rutin dilakukan Iwapi Kota Bekasi di bulan Ramadhan. Bahkan, kata dia, tak hanya itu, di momen lain pun Iwapi sering melakukan aktifitas sosial membantu kaum yang membutuhkan.

“Kegiatan sosial Iwapi Kota Bekasi tidak hanya di bulan Ramadhan saja, tapi di momen lainnya pun kami membuat kegiatan peduli dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia mencontohkan pada peringatan Hari Kartini bulan April lalu, Iwapi Kota Bekasi menyelenggarakan kegiatan tanam 1000 pohon produktif dengan menggandeng kaum disabilitas. Tujuannya, kata Devi, agar kaum disabilitas tersebut dapat menunjukkan perannya dalam kepedulian terhadap lingkungan.

Soal perkembangan Iwapi dimasa kepemimpinan Devi Iriani yang sudah dua periode tersebut, pengusana tour dan travel ini menjelaskan, selama memimpin Iwapi, dirinya konsen pada peningkatan pemberdayaan para pelaku usaha kecil atau UMKM.

Upaya yang dilakukan untuk itu, Devi menerangkan, diantaranya adalah memberikan pelatihan-pelatihan kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produksinya. Tak hanya itu, tambahnya, Iwapi juga membantu pemasaran produksi para UMKM dengan menyelenggarakan bazar-bazar.

“Selain itu, kami juga mendorong mereka ikut berpartisipasi dalam berbagai pameran yang diselenggarakan pihak lain. Dan diajang pameran itu UMKM bisa menampilkan hasil produksinya. Minimal melalui bazar ini, produk para UMKM akan lebih dikenal masyarakat,” tutupnya.(HEN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*