Eka Komitmen Tuntaskan Program Kerja yang Dibutuhkan Masyarakat

JABAT TANGAN: Eka Supria Atmaja berjabat tangan dengan Gubernur Jabar Ridwan usai dilantik.

BANDUNG – Bupati Bekasi Eka Supriatmaja usai dilantik oleh Ridwan Kamil di aula Gedung Sate, Bandung berjanji akan bekerja keras melanjutkan program yang sudah menjadi fokus bersama dengan jajaran SKPD yang belum berjalan dengan baik.

“Banyak program yang akan menjadi fokus kita ke depan, diantaranya masalah pendidikan, kesehatan,infratruktur, dan ketenagakerjaan,” kata dia yang diwawancarai usai menerima ucapan selamat dari tamu undangan yang hadir, Rabu (12/06/2019).

Jelas Eka, dirinya sendiri menaruh keprihatinan terhadap kondisi yang ada di Kabupaten Bekasi dari semua yang diucapkan di atas. Bahkan ke depan dirinya akan banyak melakukan koordinasi dengan Pemerintah Jawa Barat untuk turut membantu Kabupaten Bekasi dalam membenahi persoalan yang belum tuntas.

“Sejumlah masalah, baik pendidikan dari sisi insfratruktur bangunan yang masih banyak ditemui keprihatinan, kemudian masalah kesehatan sekiranya perlu dilakukan penambahan fasilitas rawat inapnya agar bisa melayani masyarakat sekitar, lalu ada pelayanan publik terhadap masyarakat yang mana tentunya menjadi prioritas utama dan bisa lebih maksimal,”kata dia.

Terkait infratruktur jalan Babelan, kata Eka, itu sudah diajukan perbaikannya dan tinggal menunggu pelaksanaanya saja.bahkan kata Eka, ada pengaduan yang disampaikan beberapa warga kepada Gubernur Jawa Barat sudah mendapatkan tanggapan.

“Jalan babelan sudah prioritas, tinggal pembangunan saja, dan anggarannya juga sudah ok,” lanjut dia.

Disinggung soal masih banyaknya pengangguran di kota yang berjuluk kawasan industri terbesar, memang ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR), sehingga Pemerintah Kabupaten Bekasi kemungkinan akan memperbanyak pelatihan-pelatihan kepada muda-mudi yang ada di Kabupaten Bekasi. Dan mencoba akan meminta kepada dunia industri untuk menerima pekerja lokal dari warga setempat sebanyak 70-30 persen.

“Kalau industri belum siap menyerap permintaan Pemerintah Kabupaten Bekasi sebesar 70-30 persen warga lokal, maka bisa dilakukan secara bertahap,”pungkasnya.(DEJ)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*