Kejar Target Reklame, Wakil Walikota Bekasi Berharap BMSDA Turun ke Lapangan

Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto

BEKASI TIMUR – Pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi dari Bidang Reklame belum maksimal. Hal itu diungkapkan Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono usai menghadiri rapat sidang Paripurna di gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur, Kamis (11/07/2019).

Sebelumnya, enam konten reklame spanduk dan billboard yang terpasang di beberapa ruas jalan diturunkan oleh petugas Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi. Diduga penurunan reklame tersebut terkait masalah perizinan, diantaranya yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Sultan Agung.

“Ada enam yang dipotong, yang enam diturunin itu spanduknya, kan tergantung kalau dia perizinannya masih ada ya dia boleh, tapi kalau masa perizinannya habis ya kita potong,” ujarnya.

Diakui Tri Adhiyanto, saat ini pemasukan PAD Kota Bekasi dari Bidang Reklame masih belum optimal. Oleh karena itu, pihaknya kini terus berupaya untuk mencapai target PAD 2019 dari reklame yakni sebesar Rp92 milliar.

“Terus kita lakukan. Kita bikin SOP-nya, kita bikin tindak lanjutnya, kita bikin rencana aksinya,” jelas dia.

Untuk BMSDA sendiri Tri Adhianto berharap, mereka lebih banyak turun ke lapangan untuk melihat dan memantau mana yang secara prinsip ditemukan hal hal seperti itu (tidak memenuhi syarat perizinan).

“Ini jelas. Peringatan pertama, kedua, ketiga, langsung dipotong,” tandasnya. (RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*