Kakak Beradik Tewas Dikeroyok Usai Menonton Dangdut, 4 Pelaku Diringkus Polisi

RINGKUS PELAKU: Polres Metro Bekasi Kota meringkus empat orang pelaku pengeroyokan yang menewaskan Wawan dan Ariyanto Sibarani saat hiburan dangdut di Gang Pahlawan IV, Rt 006/01 Kelurahan Aren Jaya,Kecamatan Bekasi Timur.

BEKASI SELATAN -Akibat senggolan saat berjoget, dua orang kakak beradik tewas dan menjadi korban pengeroyokan. Peristiwa terjadi pada hari Minggu,(08/09/2019) dinihari usai pertunjukan panggung hiburan rakyat di Gang Pahlawan IV, Rt 006/01 Kelurahan Aren Jaya,Kecamatan Bekasi Timur.

Diungkapkan Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP. Eka Mulyana, korban berinisial WPS (48) dan AS (38) keduanya merupakan warga masyarakat yang tinggal mengontrak di sekitar tempat kejadian.

“Berawal dari kegiatan dangdutan dan saling senggol saat berjoget, kemudian saling tunjuk+tunjukan, akhirnya terjadilah perkelahian. Akibat dari kejadian ini dua orang atas nama Wawan dan Ariyanto Sibarani meninggal dunia,” ujar Wakapolres kepada awak media Senin,(09/09/2019).

Lanjutnya, dari hasil pengembangan, pihaknya berhasil mengamankan 4 dari 8 orang tersangka, diantaranya berinisial S alias Anto, AM, HS alias Bedul, DP alias Wiwit. Keempatnya adalah warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP),sedangkan 4 orang pelaku lainya (HRS, LGK,Acung dan KF) kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polrestro Bekasi Kota.

“Tersangka notabenenya semua warga sekitar yang membantu, karena awalnya anaknya pak RT atas nama HR ini, dia dikeroyok orang, di massa orang, makanya semua warga datang membantu menyerang dua korban ini,” terangnya.

AKBP Eka Mulyana memaparkan, perkelahian terjadi secara spontan pada saat itu, cuma memang dilihat dari diri korban ada bau minuman keras, dan tidak menutup kemungkinan pemicunya adalah minuman keras. Sebelumnya, korban sempat melaporkan perihal pemukulan terhadap mereka ke Polres Metro Bekasi Kota.

“Korban ini sempet datang (Ke Polres), karena keteranganya belum begitu jelas,jadi kita tidak bisa menggali lebih lanjut apakah ini benar kejadian atau tidak. Kemudian korban kembali, dan di saat dia kembali sempet melihat kelompok pelaku, kemudian langsung menunjuk itu orang yang memukul saya. Mendengar seperti itu orang yang sedang berkumpul lalu menyerang korban,” bebernya.

Dari para tersangka, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 buah balok kayu, potongan batu hebel, pecahan batu kali dan pecahan pot bunga,.

“Terhadap para pelaku akan dikenakan pasal 170 ayat 3 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun,” ujarnya mengakhiri. (RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*