Penghapusan Denda Dongkrak Kenaikan PBB

Kabid PBB Bapenda Kabupaten Bekasi, Eko Suparyadi.

CIKARANG PUSAT-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi mencatat realisasi pemasukan dari bidang Pajak Bumi Bangunan (PBB) per 31 Agustus 2019 sebesar 98,34 persen dengan target sebesar Rp405 miliar. Kepala Bidang PBB pada Bapenda Kabupaten Bekasi, Eko Suparyadi mengatakan bahwa dirinya belum melakukan monitoring lagi hasil dari realiasasi pemasukan PBB.

“Kalau 100 persen berarti totalnya sekitar 405 miliar, tetapi yang baru terealisasi sekitar 400 miliar atau 98,34 persen,”ungkapnya diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (09/09/2019).

Jelas dia, peningkatan pendapatan PBB sangat terbantu adanya program Bupati Bekasi dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bekasi, yakni berupa program penghapusan denda mulai dari PBB yang terbit dari tahun 2018.

“Yang dihapus itu dalam artian yang melakukan pembayaran mulai dari tanggal 15 Agustus 2019 sampai 31 Oktober 2019. Jadi pada periode tersebut tidak ada denda, tetapi kalau membayarnya sudah 31 Oktober 2019 maka ada dendanya dan berlaku pada ketetapan 2018,”kata dia.

Realisasi PPB tahun ini mengalamin kenaikan mwnjadi 98 persen dibandingkan tahun sebelumnya 96 persen

“Artinya ada kenaikan sekitar 2 persen,” beber dia.

Dia pun mengungkap program penghapusan denda pembayaran PBB sangat efektif dan direspon luar biasa oleh masyarakat wajib pajak.

Berdasarkan tanggal 15 Agustus 2019, kata dia, SPPT PBB yang dibayarkan Itu hampir 12000-15000, dan hal itu bisa dibilang efektif.

“Ada lonjakan dari sisi kesadaran wajib pajak yang melakukan pembayaran PBB-nya ke Bapenda,”pungkasnya.(DEJ)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*