Disdik Klaim Pergantian Kepala SDN Pekayon Jaya III Lantaran Tidak Produktif

Kabid Dikdas Disdik Kota Bekasi, Sri Yulinarti.

BEKASI TIMUR-Penggantian Kepala SDN Pekayon Jaya III sudah sesuai verifikasi dari dewan pertimbangan. Hal tersebut dikatakan Kepala bidang Pendidikan dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Sri Yulinarti.

“Semua di lapangan tidak tahu kok baru, itu kan by proses. Tim pertimbangan itu enggak main-main, dari unsur Badan Pengawas Pembina Satuan Pendidikan (BPPSP), dari unsur Sekda, semuanya itu sudah lama memverifikasi,” ujarnya saat ditemui di kantor Disdik Kota Bekasi,Jumat (20/9/2019).

Ia memaparkan, pasca viral SDN.Pekayon Jaya III,Walikota Bekasi mengadakan sidak ke lokasi dan bertemu dengan Kepsek yang tengah dalam keadaan sakit. Dan itu menjadi imbas dari tidak efektif dalam mengelola sekolah karena mendapat musibah sekian tahun.

“Ternyata ada dampaknya dalam mengelola sekolah. Kalau diserahkan ke PLH itu tidak full, meskipun dipercaya Kepsek tentu tidak sewewenang kepala sekolah. Maka diarahkan tidak produktif lagi,harus segera dievaluasi, kan gitu,” terang Sri Yulinar.

Untuk itu pihaknya kemudian melakukan verifikasi dan menemukan banyak hal yang tidak tuntas dalam pengelolaan sekolah SDN Pekayon Jaya III.

“Kalau meubelair itu ya harus diajukan, kepala sekolah kreatif,pro aktif, karena kondisinya dalam musibah sakit, ya otomatis berkurang satu,” jelas Sri Yulinar .

“Kita melihat data-data dapodik tidak terisi dengan update baru, itu kan dampak, kalau dibiarkan sampai 2 tahun kita masih flexibel. Karena memang sakit,siapa sih yang mau sakit?, ternyata 2 tahun tetep semakin banyak masalah.
Makanya kemaren setelah kita laporan pak Walikota, kita langsung, ini kepala sekolah tidak produktif, kita posisikan menjadi guru, maka harus diangkat penggantinya,” imbuhnya mengakhiri.(RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*