Habis KS Terbitlah LKM, Sosialisasi Mulai Digelar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi,Tanti Rohilawati.

BEKASI TIMUR-Pemerintah kota (Pemkot) Bekasi telah menghentikan program Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) per tanggal 1Januari 2020 melalui Surat Edaran (SE) tertanggal 29 November 2019, dengan nomor 440/7894/DINKES yang ditandatangi Wali Kota Bekasi. Sebagai penggantinya kini dicanangkan program Layanan Kesehatan Masyarakat (LKM) yang diberlakukan mulai awal tahun 2020.

“Kalau KS itu bukti pada kepesertaan kartunya. Jamkesda ini sekarang menjadi LKM yang dimana masyarakat masih tetap dilayani,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati usai menghadiri pertemuan dengan Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Senin (13/1/2020).

Menurutnya, yang membedakan antara KS dan LKM adalah sasaranya, kalau dulu (KS) diperuntukkan bagi seluruh warga masyarakat Kota Bekasi baik itu peserta BPJS atau tidak, kecuali yang PBI. Tetapi LKM hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang belum mempunyai jaminan kesehatan.

“Untuk persyaratan berobat pastinya penduduk yang mempunyai NIK Bekasi, KTP dan KK itu sudah cukup. Tetapi kalau sudah mempunyai Kartu Sehat yang kemaren dimiliki, maka itupun menjadi bukti syarat mendapatkan layanan,”terangnya.

Dikatakan Tanti Rohilawati, penangangan program LKM akan diutamakan di rumah sakit pemerintah, tetapi untuk mengantisipasi penangangan di RSUD tidak memadai, maka tidak menutup kemungkinan akan dirujuk ke rumah sakit swasta.

“Bisa saja tidak memadai karena penuhnya bed di rumah sakit pemerintah mau kemana coba, kan pastinya kerumah sakit swasta,”jelas Kadinkes.

Lebih lanjut ia mengungkapkan terkait sosialisasi program LKM Tanti mengakui belum menyeluruh, dirinya menyatakan sosialisasi merupakan tanggung jawab bersama aparatur pemerintahan.

“Ini belum menyeluruh, makanya kita akan evaluasi sampai berapa persen pengetahuan atau yang diketahui oleh masyarakat,sehingga kami harus menindaklanjuti dengan melakukan sosialisasi, baik berbentuk media informasi maupun kita ke kecamatan,” pungkasnya. (RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*