Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Sidak Pembangunan Gedung SDN Margahayu XIII yang Diduga Mangkrak

POSE BERSAMA: Anggota Komisi IV berpose bersama usai sidak di SDN Margahayu XIII. Dari kiri ke kanan, Dariyanto,Kepsek Nasan, Ury Huriyati,Janet Stanzah dan Evi Mafriningsianti.

BEKASI TIMUR-Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada pembangunan gedung baru SDN Margahayu XIII yang diduga mangkrak pengerjaannya.

Sidak rombongan Komisi IV diwakili oleh beberapa anggota dewan, diantaranya, Dariyanto dari Fraksi Golkar, Evi Mafriningsianti dari Fraksi PAN, Ury Huriati dari Fraksi Golkar dan Janet Aprilia Stanzah dari Fraksi PDI Perjuangan.Rombongan diterima langsung oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Margahayu XIII, Nasan.

“Kita akan melihat SPK-nya juga sejauh mana anggaran yang sudah diturunkan untuk pembangunan ini, kita harapkan tahun 2020 ini segera selesai pastinya. Karena kalau kita lihat sekolah yang dipakai kegiatan belajar mengajar juga sangat miris sekali, bagaimana mereka harus merasa was-was yang tinggi kalau hujan, dengan posisi bangunan yang kurang memadai. Ini harus disegerakan,” ujar Evi Mafriningsianti usai melihat langsung kondisi pembangunan gedung di SDN Margahayu XIII,Senin (03/02/2020).

Dikatakan Evi, ke depan Komisi IV akan merekomendasikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi untuk turun melihat bangunan secara langsung supaya menjadi prioritas untuk didahulukan.

“Nanti kita akan diskusikan, akan kita rapatkan di Komisi IV untuk melihat sejauh mana kita bisa memberikan jalan keluar. Mudah-mudahan komunikasinya lebih intens, kita akan melihat nanti, bukan hanya di SDN Margahayu, mungkin ada beberapa sekolahan lain yang ternyata serupa nasibnya,”tukasnya.

Sementara Kepsek SDN Margahayu XIII Nasan berharap pembangunan gedung baru sekolahnya lekas selesai agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

“Mudah-mudahan ini (pembangunan gedung-red) segera selesai, agar kegiatan belajar mengajar anak tidak tiga shif lagi,” harapnya.

Diungkapkanya, selama proses pembangunan gedung yang baru dari bulan Agustus 2019, kegiatan belajar mengajar anak didik di sekolahnya dibagi dalam 3 shif dan dialihkan ke gedung lama yang notabene bangunannya sudah sangat memprihatinkan.

“Semuanya ada 6 ruangan, jumlah siswa ada 18 Rombongan Belajar (Rombel), makanya saya bagi dalam 3 shif. Kemaren kelas 6 itu siang, sekarang saya pagiin, karena besok bulan Maret/April sudah ujian,”ujarnya.(RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*