Pasar Tambun Dukung Layanan Belanja Secara Daring

Pasar Tambun.

TAMBUN SELATAN-Pasar Tambun menjadi salah satu diantara 12 pasar yang menerapkan sistem online (daring) yang diluncurkan Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bekasi melalui Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal).

Selain Pasar Tambun, ada juga Pasar Induk Cibitung, Pasar Setu, Pasar Sukatani, Pasar Serangbaru, Pasar Babelan.Kemudian, lanjut dia, Pasar Tarumajaya, Pasar Cibarusah, Pasar Kedunggede, Pasar Lemahabang, Pasar Cibitung dan Pasar Cikarang.

Hal itu diungkap Kasubag Tata Usaha Pasar Tambun, Ade Asma yang diwawancarai di lokasi,Kamis (16/04/2020).

“Tinggal membuka saja laman yang ada di aplikasi pasaronline.bekasikab.go.id, di situ nanti semua produk yang dijual tersedia,” ujar dia.

Jelas dia, nanti untuk harga, kemudian nama toko dan penjualnya bisa dilihat langsung dalam aplikasi yang sudah ada.

Pasar online dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat bertransaksi saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sekaligus mengantisipasi penyebaran virus covid-19 yang kini tengah mewabah.

“Penerapan pasar online sudah dimulai sejak awal April, wacananya sendiri sudah dimulai dari bulan Maret.Sedangkan operasional pasar online ini mulai dari jam 4 pagi sampai jam 3 sore,” terangnya.

Untuk barang yang dijual dalam pasar online, papar pria yang akrab di sapa Ade, itu semua komoditi Sembilan Bahan Pokok (Sembako) yang menjadi kebutuhan masyarakat. 

Semua pedagang yang berjualan di area Pasar Tambun didata oleh pegawai pasar secara kontinyu, mulai nama toko, kemudian nomor WA, serta komoditi yang dijual di toko atau lapak tersebut.

“Kita mengharapkan para pelanggan bisa bertransaksi untuk memesan kebutuhannya melalui online.Untuk urusan kirimnya, tinggal bagaimana nanti masing-masing pedagang menyusun secara teknis,”ujarnya.

Menurut Ade,sudah saatnya pasar tradisional menerapkan berbasis online,dengan tujuan untuk menyaingi keberadaan pasar ritel modern yang sekarang ini jumlahnya sangat luar biasa.

“Serangan dari pasar modern ini sangat dahsyat. Dengan inovasi berbasis daring yang diluncurkan, maka keberadaan¬† pasar tradisional tetap diminati masyarakat,” pungkasnya.(DEJ)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*