BP-Pemilu PDIP Rumuskan Stratak Pemenangan Pilkada dan Inisiasi Warung Gotong Royong

RAPAT INTERNAL: DPD PDI Perjuangan gelar rapat internal bersama struktur BP-Pemilu Jawa Barat, Jumat (05/06/2020).

BANDUNG – DPD PDI Perjuangan Jawa Barat melakukan rapat internal bersama struktur BP-Pemilu Jawa Barat, Jumat (05/06/2020).

Tampak hadir Jajaran DPD PDIP Jabar yakni, Ketua Ono Surono, Sekretaris I Ketut Sustiawan dan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Mochtar Mohamad serta 29 pengurus BP-Pemilu Jawa Barat.

“Konsolidasi partai tidak boleh terkendala dengan pandemi Corona. Kita tahu bahwa Covid-19 ini tidak ada yang bisa memastikan kapan berakhir,” ungkap Ono Surono.

Menurutnya segala daya dan upaya partai untuk selalu hadir dalam setiap langkah yang diputuskan oleh partai. Selain turut mensosialisasikan pentingnya disiplin diri sebagaimana protokol kesehatan yang termuat dalam PSBB, partai juga turut memberi dan mendistribusikan bantuan untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat yang terdampak Corona.

Menghadapi gelaran Pilkada Serentak di tahun 2020 ini, Ono Surono berharap BP-Pemilu Jabar mampu merumuskan analisa dan kajian yang lebih inovatif dalam strategis dan taktis (Stratak) pemenangannya.

“Pilkada tahun ini berpotensi untuk meniadakan kampanye terbuka sebagaimana lazimnya selama ini. Kampanye virtual menjadi pilihan yang akan dilakukan. Masalahnya, apakah semua warga masyarakat bisa mengakses formula kampanye virtual itu, bisa mengakses aplikasi zoom?,” ujarnya.

Untuk mensiasati keterbatasan-keterbatasan itulah, diharapkan BP-Pemilu dalam waktu yang relatif singkat ini segera menganalisa dan mengkajinya.

Di Jawa Barat, ada 8 wilayah yang akan menggelar pilkada, di antaranya Kabupaten Pangandaran, Tasikmalaya, Cianjur, Karawang, Indramayu, Sukabumi, Bandung dan Kota Depok.

“Kita tetap optimis untuk memenangkan pilkada, dengan syarat semua kerja keras, solid dan disiplin dalam perjuangan,” ujar Ono Surono yang juga Anggota DPR-RI ini menutup keterangan tertulisnya.

Menanggapinya, Wakil Ketua BP-Pemilu Jabar, Mochtar Mohamad menegaskan akan menginisiasi terbentuknya Warung Gotong Royong Covid-19.

Keberadaan warung ini, papar Mochtar Mohamad, selain memenuhi kebutuhan sembako bagi warga, juga memuat pesan gotong royong sebagai bentuk kesadaran kolektif dalam membangun solidaritas antar sesama.

“Ini bulan Bung Karno, seyogianya kita kumandangkan roh gotong royong untuk bangsa ini. Gotong royong adalah nafas kebangsaan yang telah diwariskan oleh Bung Karno agar kita selalu bahu-membahu dalam menghadapi masalah. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing !,” demikian ujar Mochtar Mohamad.(TIM)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*