Dihujani Bacokan, Warga Babelan Nyaris Meregang Nyawa

Remaja berinisial SF (19) tertunduk lesu menahan sakit akibat luka bacokan di kepala, tangan dan kaki.

BABELAN – Seorang remaja inisial SF (19) warga Kampung Babelan, RT 010/RW 002, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan nyaris meregang nyawa akibat luka bacokan di kepala. SF diduga jadi korban pengeroyokan dengan senjata tajam yang terjadi pada Minggu (28/06/2020) lalu sekitar pukul 02.30 WIB.

SF mengatakan, peristiwa yang menimpanya terjadi di Kampung Babelan RT 010/RW 002 Desa Babelan Kota, saat itu tiba – tiba segerombolan orang datang menghampirinya dengan membawa senjata tajam jenis celurit. Sejumlah orang tersebut langsung melakukan penyerangan hingga menyebabkan SF mengalami luka – luka di kepala, paha kanan dan kiri, pergelangan tangan kiri serta putus jari tangan. 

“Jumlahnya banyak, saya nggak tau pastinya berapa orang, tapi ada sekitar sepuluh motor dinaiki tiga orang tiap motornya,” terang SF kepada Bekasiekspres.com di kediamannya, Rabu (01/07/2020) malam. 

Lanjut korban, usai melakukan aksinya, gerombolan bersenjatakan celurit tersebut langsung melarikan diri. Kemudian SF dilarikan ke rumah sakit hingga mendapat 18 jahitan di kepala atas. 

“Saya sudah lapor Polsek Babelan dan juga sudah visum di RSUD Bekasi,” urainya. 

Ditambahkan Ketua RT setempat, Paring, tindak kekerasan yang menimpa warganya sudah diurus oleh Bhabinsa Desa Babelan Kota, Bahrudin. Ia juga menjelaskan bahwa para pelaku penyerangan sudah diketahui identitasnya bahkan salahsatu terduga pelaku sudah mengakui perbuatannya. 

“Saya sudah ketemu salahsatu pelaku di rumahnya, pelaku ngaku kalau dia ikut ngebacok, Pembina (Bhabinsa) juga udah ngomong sama saya kalau urusan ini sudah diurusin sama pembina saja, sudah selesai. Nanti berkas di Polsek cabut aja,” kata Paring. 

Sementara, Kasi Humas Polsek Babelan, Anwar Fadillah. SH membenarkan adanya pelaporan atas dugaan tindak pidana kekerasan yang menyebabkan korban mengalami luka berat. 

“Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak Polsek Babelan, kemudian sudah dilakukan visum luar, kita belum meminta keterangan dari si pelapor, karena dengan kondisi luka berat pelapor belum bisa dimintai keterangan. Setelah pelapor memberikan keterangan tentunya dikuatkan dengan saksi – saksi yang ada kita akan segera melakukan penyelidikan,” ujar Anwar. 

Ia menambahkan, kalau memang kondisi pelapor sudah membaik, besok sudah bisa dimintai keterangan. Anwar juga menerangkan bahwa pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama terduga pelaku pembacokan tersebut. 

“Kalau hanya sekedar info kita sudah mengantongi nama – nama terduga pelaku. Namun, hal itu akan dikuatkan dengan keterangan saksi atau pelapor,” pungkasnya. (FER)  

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*