Anak Kades Kedungjaya Diduga Terlibat Aksi Pembacokan di Babelan

SF korban pembacokan

BABELAN – Meski sudah lebih dari tiga hari laporan penganiayaan diterima Polsek Babelan, para pelaku bersenjata tajam penyerang seorang remaja di Desa Babelan Kota pada tanggal 28 Juni 2020 lalu nampaknya masih berkeliaran bebas. 

Sementara berdasar informasi yang diutarakan Ketua RT tempat tinggal korban, Paring, salah satu pelaku penganiayaan Warga Desa Kedungjaya, inisial BH. Paring menjelaskan bahwa BH merupakan anak dari Kepala Desa Kedungjaya, Nurman. 

“Satu pelaku itu (BH) sudah ngakuin semua, kalau sudah ketauan satu kan pasti akan merembet. Pelaku sudah ketahuan semua, sudah dicatetin nama – namanya, pelaku besok dipanggil semua beserta orangtuanya,” beber Paring kepada Bekasiekspres.com di kediaman korban, Rabu (01/07/2020).

Saat dikonfirmasi terkait nama anaknya disebut – sebut turut dalam aksi pembacokan, Kepala Desa Kedungjaya, Nurman membenarkan saat kejadian anaknya bersama terduga pelaku lainnya.

“Saya juga tahu keadaan korban, dan saya sangat tidak tega. Walaupun anak saya ikut tapi bukan pelaku pembacokan,” kelitnya, Kamis (02/08/2020).

Langkah pertama sudah ia lakukan, sambungnya, dengan memberikan bantuan pada korban. Bantuan sudah diserahkan kemaren (Rabu 1 Juli) pada Pembina Bhabinsa Burhanudin, Ketua RT dan Syamsudin yang menerima bantuan disertai kwitansi.

“Nanti setelah selesai musyawarah anak-anak kumpul, setelah itu buat pernyataan baru ke polisi, terkait laporan akan diurus setelah para pelaku dikumpulkan,” tutupnya. 

Dihubungi melalui sambungan selularnya, Kasi Humas Polsek Babelan, Anwar Fadillah. SH membenarkan adanya pelaporan atas dugaan tindak pidana kekerasan yang menyebabkan korban mengalami luka berat. 

“Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak Polsek Babelan, kemudian sudah dilakukan visum luar, kita belum meminta keterangan dari si pelapor, karena dengan kondisi luka berat pelapor belum bisa dimintai keterangan. Setelah pelapor memberikan keterangan tentunya dikuatkan dengan saksi – saksi yang ada kita akan segera melakukan penyelidikan,” ujar Anwar, Kamis (02/07/2020).

Ia menambahkan, kalau memang kondisi pelapor sudah membaik, besok sudah bisa dimintai keterangan. Anwar juga menerangkan bahwa pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama terduga pelaku pembacokan tersebut. 

“Kalau hanya sekedar info kita sudah mengantongi nama – nama terduga pelaku. Namun, hal itu akan dikuatkan dengan keterangan saksi atau pelapor,” ujarnya mengakhiri. (FER) 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*