Polres Metro Bekasi Ringkus 2 Pelaku Curanmor Kelompok Lampung, 3 Masih DPO

SITA BARBUK: Barang bukti yang disita dari tangan pelaku curanmor kelompok Lampung.

CIKARANG UTARA – Polres Metro Bekasi meliris laporan kejahatan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) bersenjata api rakitan, komplotan lampung, di Aula Polrestro Bekasi Jl. Ki Hajar Dewantara I, Cikarang.

“Residivis curanmor ini berasal dari Lampung yang sering beraksi dengan membawa senjata api rakitan,” ungkap Kapolres Metro Bekasi Kombespol Hendra Gunawan, Senin (06/7/2020).

Dijelaskan Kapolres, setiap melakukan aksi kejahataannya, pelaku menggunakan senjata api jenis pistol beserta amunisi aktif.

Modus operandi yang dilakukan pelaku, papar dia, dengan berputar-putar mencari target sasaran sepeda motor korban yang sedang parkir dengan cara merusak kontak kunci motor, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta.

“Tiga pelaku yang berhasil kabur akan terus dikejar dan sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Kapolres.

Ia pun menyebut peristiwa terjadi pada Sabtu (04/07/2020) sekira pukul 10.20 Wib di Kp.Cabang RT10/09 Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara.Sedangkan korban merupakan pelajar bernama Muhammad Dzaky Muyassar (15), beralamat di Puri Cikarang Hijau, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara.

Sementara Polres Metro Bekasi telah menetapkan 5 tersangka, diantaranya:
1. Ismail (30) bin Ahmad (ALM) asal Jabung Lampung Timur.
2. Dedi Efendi (26) asal Jabung Lampung Timur
3. Asep (DPO) pemilik senjata api
4. Dani (DPO) pemilik kunci leter T dan anak kunci T
5. Dawer (DPO) pembawa/joki sepeda motor.

Selanjutnya barang bukti yang disita meliputi :

1. Satu unit sepeda motor Honda Beat Street Nopol. B.4519 FOR warna hitam (milik tersangka).
2. Satu unit sepeda motor Honda Beat Nopol. B. 4660 FUL warna hitam milik korban.
3. Satu buah kunci leter T
4. Enam belas buah anak kunci leter T
5. Satu kunci lock magnet
6. Satu pucuk senjata api rakitan
7. Empat buah peluru aktif
8. Dua buah bilah pisau

“Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana paling lama lima tahun penjara,” pungkasnya.(TIM)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*