Minim Personel, Dishub Berdayakan Sukarelawan Urai Kemacetan

Ilustrasi personel Dishub (ist).

CIKARANG UTARA – Dinas Perhubungan ( Dishub) Kabupaten Bekasi gulirkan kebijakan memberdayakan sejumlah relawan yang difungsikan membantu kepolisian mengatur lalu lintas di titik- titik rawan kemacetan.

“Ya, kami rekrut sekitar 12 sukarelawan untuk mem- backup kekurangan personel Dishub. Mereka sifatnya sukarelawan yang diperbantukan mengatur kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Bekasi,” ungkap Kasie Angkutan Orang pada Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Bekasi, Reza Nur Alam, Jumat (25/09/2020).

Dijelaskan Reza, sukarelawan tersebut sifatnya hanya untuk membantu Dishub yang masih kekurangan personel untuk meng-cover luasnya wilayah Kabupaten Bekasi.

“Intinya mereka itu relawan loh, dan tidak mendapatkan honor dari kami (Dishub),” ujar Reza.

12 orang yang direkrut, papar Reza, hanya sebatas sukarelawan yang diberdayakan oleh Dishub.

“Dimungkinkan kalau ada penerimaan pegawai, maka mereka diprioritaskan.Tapi tetap melalui prosedur yang berlaku, seperti Diklat di STTD,” tegas dia.

Reza pun menyebut jumlah personel Dishub yang saat ini hanya berjumlah 250 personel, tidak berbanding lurus dengan luasnya wilayah.

Karenanya, Dishub telah mengajukan penambahan jumlah personel untuk meng-cover luasnya wilayah tersebut.

“Insya Allah di tahun 2021 akan ada penambahan personel.Nah, sambil menunggu perekrutan personil lagi, maka kami memperdayakan sukarelawan di Dishub,” bebernya.

Menurutnya, Dishub mengambil solusi memperdayakan 12 sukarelawan untuk membantu
mengurai kemacetan lalu lintas di titik-titik rawan tersebut.

“Mengurai kemacetan di perempatan jalan rawan macet itu harus segera ditangani tanpa mesti menunggu penambahan personil di tahun 2021. Itulah alasan kenapa kami memberdayakan sukarelawan itu,” terang dia.

Dia menambahkan, Dishub sangat mendambakan jumlah personel yang ideal seperti Kota Bekasi yang sebanyak 1000 personel.

“Coba kita liat, personel Dishub Kota Bekasi didapati selalu ada di lokasi rawan macet, bahkan hingga ke jalan- jalan kampung. Seperti itulah obsesi Dishub Kabupaten Beksai ke depan,” ujar Reza mengakhiri tanggapannya.(RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*