Gandeng Akademisi, Pemkab Bekasi Bangun Ekowisata Wilayah Pesisir

Balitbang Pemkab Bekasi dan Tim Peneliti Kampus UPN Veteran Jakarta saat melakukan seminar dan kajian terkait pemberdayaan potensi ekowisata di aula Desa Samuderajaya, Tarumajaya, Kamis (8/10/2020).

TARUMAJAYA – Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai membidik sektor wisata alam untuk menjadi andalan potensi peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

Salah satunya, adalah pemanfaatan potensi Sungai Jingkem di wilayah Desa Samuderajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Keberadaan sungai alam yang berada diwilayah pesisir pantai Tarumajaya, dinilai memiliki nilai jual sebagai objek wisata ditengah keterbatasan wisata alam yang ada diwilayah Kabupaten Bekasi dan diharapkan menjadi pendongkrak kesejahteraan masyarakat sekitar.

Potensi tersebut menjadi perhatian Pemkab Bekasi sehingga diperlukan kegiatan kajian pemberdayaan yang lebih tersetruktur dan berbasis akademis.

Untuk memenuhi hal tersebut Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) kabupaten Bekasi bekerja sama dengan kampus UPN Veteran Jakarta.

“Pemkab Bekasi menginginkan bahwa setiap program berbasis penelitian atau kajian. Untuk itu kami melibatkan akademisi dari UPN Veteran Jakarta, dengan harapan mampu menemukan formula yang tepat model pemberdayaan ideal bagi semua kawasan ekowisata di pesisir Kabupaten Bekasi,”ulas Abdurrahman, Kepala Bidang Sosial dan Budaya, Balitbang Pemkab Bekasi, dalam kagiatan seminar kajian terkait pengembangan ekowisata Sungai Jingkrem di aula Desa Samuderajaya, Kamis (8/10/2020).

Dikatakan Abdurrahman, dalam penguatan kajian ekowisata Sungai Jingkem , keterlibatan masyarakat juga menjadi indikator penting dengan melibatkan mereka sebagai sumber informasi.

“Sebagai tindak lanjut dari kerjasamaeteran Jakarta, hari ini diwujudkan dengan melakukan kunjungan ke lokasi dan berdialog dengan forum pemuda serta pengurus karang taruna sebagai inisiator wisata Sungai Jingkem dan Pantai Bakti guna mendengarkan masukan dan mengeksplorasi potensi lain lokasi ekowisata,”bebernya.

Sementara itu, terkait kajian yang dilakukan Asep Kamaludin, Ketua Tim Kajian dari UPN Veteran Jakarta menjelaskan, tidak saja sebatas penggalian informasi dan data, dalam memaksimalkan pengembangan ekowisata Sungai Jingkem dan Pantai Baktin yang ada di wilayah Tarumajaya, pihaknya juga menyasar pada peningkatan sumberdaya masyarakat.

“Peningkatan wawasan dalam peningkatan SDM menjadi penting, untuk itu dalam pemberdayaan kami melakukan pelatihan penguatan kelompok, pelayanan prima dan literasi keuangan. Karena kunci dari destinasi wisata adalah peningkatan SDM, melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan wawasan pelaku wisata serta membangun kesadaran kolektif untuk saling bersinergi,”jelas Asep dalam kesempatan yang sama.(MAR)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*