Unjuk Rasa di Pemkot Bekasi, Pendemo Desak Wali Kota Evaluasi Kinerja Distaru

Massa dari Kawali saat demo di depan gerbang perkantoran Pemkot Bekasi, Senin (26/10/2020).

BEKASI SELATAN – Organisasi lingkungan hidup, Kawal Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Kawali) berunjuk rasa di depan gerbang pintu masuk kantor Pemerintahan Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Senin (26/10/2020).

Dalam aksinya, Kawali mendesak Wali Kota Bekasi mengevalusi kinerja Dinas Tata Ruang (Distaru) terkait alih fungsi lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Ketua Kawali Bekasi Raya, Yopi Oktavianto mengatakan, berdasarkan informasi yang masuk, sebagian lahan RTH di Kota Bekasi telah dialih fungsi tidak sesuai dengan pemanfaatan dan peruntukannya, hingga membuat ketersediaan Ruang Terbuka Hijau tidak mencapai target sebesar 30 persen.

“Dimana berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 5 tahun 2008 tentang pedoman penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan, 30 % RTH dengan peruntukan sebesar 20 % RTH publik dan 10 % RTH private,”ujarnya.

Menurutnya, saat ini Hutan Kota banyak yang dialih fungsikan untuk kawasan kuliner, dan hal itu harus dievalusi serta ditata ulang kembali supaya sesuai dengan fungsinya.

Oleh karena itu Lanjutnya, Kawali meminta kepada Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi untuk mengevaluasi kinerja Dinas Tata Ruang Kota Bekasi dalam bidang pengendalian Ruang Terbuka Hijau.

“Kami mendesak Wali Kota Bekasi untuk segera menyediakan ruang terbuka hijau sebesar 30% dari luas wilayah, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Tata Ruang,”tegasnya.

Di tempat yang sama Kordinator aksi dari Kawali Jawa Barat, Edvin menyatakan bahwa Kota Bekasi sampai saat ini belum memenuhi amanat UU terkait dengan ketersediaan ruang terbuka hijau.

“Kawali meminta agar Pemkot Bekasi dan DPRD memprioritaskan realisasi RTH. Kota ini harus maju, maka jangan ada main mata dan permainan dalam menjalankan amanat Undang Undang,”ujarnya.

Kabag Perencanaan Kota Bekasi, Hanan Tarya yang menerima perwakilan dari pendemo menyatakan telah menerima aspirasi dari Kawali dan akan menjadi masukan buat kemajuan Kota Bekasi.

“Kami mengapresiasi, dan kami menerima ini sebagai aspirasi serta input dari masyarakat untuk kemajuan pembangunan Kota Bekasi,”pungkasnya. (RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*