Dirut PDAM TB “Membangkang”, Pemisahan Aset Jadi Tidak Jelas

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin bertukar naskah penandatanganan pemisahan aset PDAM Tirta Patriot pada Senin (13/06/2016) lalu.(Ist)

CIKARANG PUSAT – Sepak terjang Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bhagasasi (Dirut PDAM TB), Usep Rahman Salim terbilang spektakuler. Hal itu tergambar dari adanya sikap “plintat-plintut” dan bahkan terkesan “membangkang” terhadap kesepakatan yang sudah disepakti Bupati Bekasi dan Wali Kota Bekasi terkait penyerahan pengelolaan PDAM Cabang Wisma Asri dan Harapan Baru.

“Usep Rahman Salim itu “plintat-plintut” dan bahkan terkesan “membangkang”. Apa sih yang jadi alasan mempertahankan hal itu. Emang dia pemegang saham ? demikian kata Dewan Pendiri LSM JEKO, Bob HS melalui pesan WhatsApp- nya yang diterima redaksi Bekasiekspres.com, Jumat (11/12/2020).

Bupati dan wali kota, adalah Kepala Daerah yang dalam hal ini (pemegang saham) di BUMD PDAM Tirta Bagasasi dan sudah sepakat dalam awal bulan ini (Desember) 2020 menyerahkan pengelolaan dan jaringan pelayanan di dua cabang PDAM tersebut.

Dirut PDAM Tirta Patriot Hendi Irawan dan Dirut PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim sedang menandatangani serah terima aset pelanggan pada Selasa (13/12/2016) lalu di Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara.(Ist)

“Jangan sampai lantaran hal itu, hubungan dua kepala daerah menjadi disharmonis. Kemudian dampaknya, stakeholder mencari tau dan membongkar sepak terjang Usep Rahman Salim yang selama ini terpendam,” ujar Bob.

“Untuk itu, jika dalam bulan ini tidak ada langkah kongkrit terkait hal tersebut. Maka jangan salahkan, jika yang selama ini terpendam itu, akan digali dan dibongkar sejemulah stakeholder,” ujar Bob menambahkan.

Dewan Pendiri LSM JEKO itu juga membeberkan, bahwa pada tanggal 28 Desember 2015 telah terjadi dan disepakti nota kesapahaman (Mou) terkait pemisahan aset PDAM antara Pemkab Bekasi dan Pemkot Bekasi yang berlangsung di BPKP Jawa Barat.

Adapun pada saat itu, yang melakukan MoU di hadapan BPKP Jawa Barat adalah Wakil Bupati Bekasi, Rohim Mintareja dan dari pihak Pemkot Bekasi, Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu.

Kemudian, pada tanggal 13 Juni 2016 ditindak lanjuti oleh masing-masing kepala daerah yakni Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Dimana pada saat itu, kedua Kepala Daerah (pemegang saham) telah sepakat dan saling tukar naskah perjanjian pemisahan aset PDAM yang ditandanganinya masing-masing.

Tujuh bulan kemudian, tepatnya tanggal 13 Desember 2016. Direktur Utama PDAM Tirta Patriot, TB Hendi Irawan dan Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi, Usep Rahman Salim menandatangani serah terima PDAM Cabang Wisma Asri dan PDAM Cabang Harapan Baru di Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Hadir dalam acara itu Wali Kota Bekasi, jajaran Direksi PDAM Pemkab Bekasi dan jajaran Direksi PDAM Kota Bekasi serta sejumlah saksi.(RED)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*