Melalui Sinergitas, SMAN 5 Tamsel Tingkatkan Mutu dan Prestasi Siswa di Era New Normal

Peringatan Hari Ibu yang digelar SMAN 5 Tambun Selatan.

TAMBUN SELATAN – SMAN 5 Tambun Selatan menggelar syukuran Hari Ibu dan mendengarkan pemaparan kepala sekolah soal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tengah pandemi Covid-19.

“Selamat Hari Ibu.Beliau (Ibu) adalah perempuan terhebat dalam hidup kita,” demikian ungkapan Kepala Sekolah SMAN 5 Tambun Selatan Ir. Hj. Sri Anarusi, M.P. mengawali sambutannya pada Selasa (22/12/2020) kemarin.

Saat pemaparan, Sri Anarusi menyebut dunia pendidikan dihadapkan pada masa-masa sulit sejak awal pandemi Covid-19 merebak di tanah air. Pemerintah menyusun strategi semaksimal mungkin agar proses belajar mengajar tidak terganggu bahkan tetap bisa maksimal meski dilakukan secara daring.

Hingga saat ini, kata dia, sudah sembilan bulan KBM dilakukan secara daring dengan segala keterbatasan, baik yang dirasakan siswa maupun para pengajar (guru).

Keharusan memiliki telepon selular (ponsel) atau laptop (komputer) menjadi hambatan tersendiri bagi siswa yang selama ini ‘ada” yang tidak mengandalkan dua jenis gawai tersebut sebagai pendukung Belajar dari Rumah (BDR).

“Hal ini juga berkaitan dengan kuota internet yang harus selalu terisi selama belajar daring, yang kadang menjadi kendala terbesar bagi siswa dan orangtuanya,” ungkapnya.

Menurut dia, dalam belajar daring diperlukan penerapan sejumlah aplikasi yang menjadi sarana pengajar untuk menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Media penyampaian materi BDR bisa melalui youtube, google classroom, google meeting, zoom, ruang guru, quipper, dan aplikasi virtual lainnya cukup menguras kuota.

“Ini yang menjadi hambatan lain bagi siswa dalam mengikuti BDR.
Semua hambatan itu dialami juga oleh siswa dan orang tua siswa SMAN 5 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi,”ujar dia.

“Dengan segala keterbatasan, siswa diupayakan tetap bisa mengikuti BDR. Dan sebanyak 891 siswa di SMAN 5 Tambun Selatan saat ini masih terus giat mengikuti BDR.Kegiatan ini diperkirakan masih akan berlanjut, dan kita belum mengetahui sampai kapan hal ini harus dilakukan,” ujar dia menambahkan.

Dijelaskan, sejumlah orang tua siswa SMAN 5 Tambun Selatan memiliki pemikiran dan kepedulian pada kondisi ini dan tentu akan mempengaruhi kualitas dan prestasi siswa.
Melihat kondisi ini, orang tua siswa mengambil inisiatif secara swadaya/gotong royong (materi, pikiran, waktu, dan tenaga) untuk membantu mengatasi keterbatasan siswa dalam KBM.

“Aksi gotong royong orang tua siswa ini akan berwujud diantaranya dengan penyediaan sarana multimedia di sekolah, yang tujuannya memudahkan proses BDR saat pembelajaran jarak jauh dan penyiaran kegiatan sekolah,” paparnya.

Selain itu, sambung dia, gotong royong juga dilakukan untuk membenahi sarana dan prasarana sekolah lainnya seperti penataan taman sekolah, memperbaiki sarana olahraga sekolah yakni lapangan basket, futsal, serta lapangan volley.

Manfaat yang dirasakan saat kondisi pandemi yaitu peran aktif orang tua dalam proses BDR serta meningkatnya komunikasi antara pihak orang tua dengan sekolah (guru mata pelajaran dan wali kelas). Terbukti, lanjut dia, dalam tiga bulan terakhir siswa SMA 5 Tambun dapat meraih prestasi akademik dan olahraga tingkat nasional diantaranya Olimpiade Nasional Fisika yang digelar Universitas Airlangga Surabaya, siswa kelas XII Ramandha Auryl menjadi juara I kemudian siswa kelas XI M. Faqih Maulana terpilih sebagai anggota tim Garuda Select U16 dan berkesempatan berlatih di Inggris dan Italia.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi seluruh daya upaya ‘gotong royong’ para orangtua siswa SMAN 5 Tambun Selatan, sekolah kami yang tercinta,” kata dia.

Koordinator Orangtua Siswa Kelas X, Jajat Sudrajat, S.E ikut menambahkan bahwa sinergitas orang tua siswa dan guru SMA 5 Tambun Selatan ini diharapkan dapat memaksimalkan proses KBM yang mengalami perubahan sistem saat pandemi.

“Kami berusaha membuat yang terbaik untuk anak-anak kami saat ini, baik mutu serta prestasi SMAN 5 Tambun Selatan ke depannya agar bersaing dengan sekolah-sekolah lain,” ujarnya singkat.(RED)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*