Pengeroyok Karyawan Hotel Batiqa Terancam 7 Tahun Penjara

Aksi pengeroyokan yang terekam CCTV Hotel Batiqa.(ist)

CIKARANG UTARA – Tiga pelaku pengeroyokan karyawan Hotel Batiqa Jababeka, terancam 7 tahun penjara. Ketiganya yakni, AM alias Catrik (41), SH alias I (38), dan AS alias J (36).

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Hendra Gunawan, SIK, M.Si, dalam press release-nya mengatakan pelaku dikenakan Pasal 170 ayat (1), (2) ke 1 KUHPidana Subs Pasal 351 ayat (1) ke 1 KUHPidana.

“7 tahun penjara ancamannya,” ujar Kapolres, Kamis (07/01/2021).

Dikatakannya, modus operandi kasus ini, pelaku merasa kesal terhadap korban Antonius Heru (38), karena saat pelaku ingin makan dan minum di restaurant Hotel Batiqa sudah tutup. Kemudian pelaku tersinggung saat korban mengatakan ‘di sini sudah tutup. Kalau mau pesan makan jangan di sini. Di luar saja’.

“Mendengar ucapan seperti itu, sehingga pelaku kesal dan melakukan pengeroyokan,” ujarnya.

Diketahui, kejadian pengeroyokan itu terjadi pada hari Minggu tanggal 03 Januari 2021 sekira jam 02.10 WIB. Tiga (3) orang pelaku datang ke Hotel Batiqa Jababeka dengan maksud dan tujuan berencana akan check in di hotel tersebut. Setiba di hotel sebelum check in, pelaku AM memesan makanan di restaurant hotel. Sedangkan pelaku SH menunggu di lobby hotel, dan pelaku AS menunggu di lounge yang berada di luar.

Pelaku AM cekcok mulut dengan korban di depan meja receptionist. Intinya pelaku memaksa untuk bisa pesan makan dan minuman di restaurant. “Sekira jam 02.25 WIB, karena ada ucapan tidak enak yang disampaikan korban kepada pelaku AM, sehingga pelaku tersinggung, lalu mendorong dada korban dan menampar pipi korban. Saat itu juga korban langsung dikeroyok oleh ketiga pelaku,” ungkapnya.

Saat korban berada di dalam office, korban ditarik keluar dari ruang office oleh pelaku AS, dipukul pada bagian dada. Lalu korban dibawa ke area billiard yang berada di depan office.

“Kemudian korban dipukul oleh AM dan SH. Pelaku AS memukul korban dengan tangan kosong sebelah kiri dan kanan mengepal pada bagian wajah serta kepala berkali-kali. Korban juga ditendang bagian perut sampai korban jatuh. Setelah terjatuh, korban kemudian dipukul kembali berkali-kali oleh AM. Selanjutnya, korban dibawa keluar hotel oleh para pelaku dan dikeroyok kembali,” terang Kapolres.

“Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian wajah, luka di bagian kepala, serta robek pada bibir bagian atas dan bawah,” terang Kapolres lagi.(RED)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*