Nelayan Muara Gembong Temukan Potongan Kaki yang Diduga Milik Korban Sriwijaya

Potongan kaki yang diduga milik korban pesawat Sriwijaya ditemukan nelayan Muara Gembong, Senin (18/01/2021).

MUARA GEMBONG – Seorang nelayan Pantai Muara Gembong Kabupaten Bekasi, menemukan potongan tubuh manusia berupa telapak kaki. Potongan kaki tersebut diduga merupakan milik salah satu korban pesawat Sriwijaya SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Peristiwa penemuan potongan tubuh berupa kaki yang di duga merupakan salah satu korban pesawat Sriwijaya SJ 182 yang pertama kali di temukan oleh

Tabroni (50), seorang nelayan yang pertama kali menemukan telapak kaki tersebut saat hendak melihat tambaknya yang memang berada tepat di bibir pantai laut Muara Gembong, persisnya di Kampung Muara Mati RT. 004/005 Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong.

“Awalnya saya mau melihat tambak ikan saya,karena memang kondisi laut sedang pasang. Saat melintas di lokasi, saya melihat benda mencurigakan,dan saat didekati ternyata potongan kaki manusia,” ungkap Tabroni kepada awak media, Senin (18/01/2021).

“Saya langsung melaporkan temuan potongan kaki tersebut ke pak RT Nurhasan, dan dilanjutkan dengan melapor ke Polsek Muara Gembong,” ungkap Tabroni lagi.

Petugas Polsek Muara Gembong yang mendapat laporan itu, langsung mendatangi lokasi penemuan dengan melakukan idetifikasi. Kemudian langsung mengevakuasinya ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta.

“Ya benar kami mendapat laporan dari nelayan adanya temuan potongan tubuh berupa kaki manusia yang tersangkut di pepohonan di perairan Pantai Laut Muara Gembong,” ujar Kapolsek Muara Gembong AKP Dhana Dhono Vhernandie.

“Kami belum dapat menyimpulkan apakan potongan tubuh berupa kaki tersebut merupakan korban pesawat Sriwijaya SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Untuk itu kami langsung membawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta untuk dilakukan otopsi,” ujar Dhana Dhono Vhernandie menambahkan. (RED)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*