8000 Petugas Pelayanan Publik Target Vaksinasi Massal 4 Hari di Stadion Wibawa Mukti

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr.Sri Enny Mainarti.

CIKARANG TIMUR – Hari kedua vaksinasi massal yang dihelat Pemerintah Kabupaten Bekasi di Stadion Wibawa Mukti, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, pada Selasa (02/03/2021), diikuti sekitar 2000 Aparatur Sipil Negara (ASN).

Vaksinasi massal diagendakan berlangsung 4 hari, mulai Senin (01/02/2021) hingga Kamis (04/02/2021). Diperuntukan bagi petugas pelayanan publik di dalam maupun luar lingkup Pemerintah Kabupaten Bekasi, seperti anggota Kodim, Polres, DPRD, Kejaksaan, Pengadilan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), pegawai Bea Cukai, Kemenag, petugas BPJS, wartawan dan lainnya.

“Pelayanan vaksinasi untuk petugas pelayanan publik ASN dan kriteria tertentu sudah dimulai kemarin (Senin), diantaranya ASN, guru, dosen, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lainnya. Untuk percepatannya, maka ASN yang bertugas di lingkup Pemerintah Kabupaten Bekasi kami dahulukan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Sri Enny Mainarti kepada awak media usai kegiatan.

Dijelaskan Sri Enny, sejak hari pertama tercatat sebanyak 1500 petugas pelayanan publik dan 500 orang dengan kriteria lainnya yang telah menjalani vaksinasi Covid-19.Pemkab Bekasi sendiri menargetkan bisa menyuntik seluruh petugas pelayanan publik hingga hari terakhir.

Sri Enny menyebut, vaksinasi massal dimulai Pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB, dengan 15 tim yang terlibat di dalamnya.

“Sebanyak 2000 orang sudah tervaksinasi pada hari pertama, dan Alhamdulilah tidak ada kendala teknis dalam pelaksanaannya.Meski sedang musim penghujan, tapi saya yakin semua petugas pelayanan publik di Kabupaten Bekasi bisa tervaksinasi semua,” ujar dia.

“Pada hari kedua, vaksinasi untuk petugas pelayanan publik vertikal, seperti STTD, bea cukai, BPN dan yang lainnya. Sedangkan rencana vaksinasi buat petugas pelayanan di kecamatan dan desa, nanti bisa dilakukan di puskesmas masing-masing,” ujar dia lagi.

Sri Enny berkata, keterbatasan jumlah vaksin yang dimiliki, maka untuk yang belum tervaksinasi bisa menunggu vaksinnya dikirim kembali oleh Pemerintah Pusat.

“Kami akan tetap menunggu hingga hari Kamis bagi yang belum sempat menjalani vaksinasi, dan apabila belum bisa juga, maka nanti langsung saja ke pukesmas di wilayah masing-masing,” bebernya.

Vaksinasi massal, sambung dia, bertujuan percepatan agar orang-orang bisa segera tervaksinasi Covid-19. Dirinya juga berharap perlu bantuan semua pihak agar pelaksanaannya berjalan aman hingga kegiatan selesai.

“Bagi yang sudah divaksinasi tahap pertama, nanti bisa datang kembali 14 hari kemudian untuk menjalani vaksinasi tahap kedua, asalkan dengan syarat dalam keadaan sehat,” terang dia.

“Karena vaksinasi hanya untuk orang yang sehat, maka bagi yang kurang sehat bisa meunggu dan beristirahat di rumah, nanti bila sudah sehat bisa menjalaninya di puskesmas” terang dia lagi.

Sri Enny menuturkan bahwa vaksinasi diperuntukan bagi semua rakyat Indonesia, dan tidak dipungut biaya alias gratis dari Pemerintah Pusat.

“Jangan khawatir, vaksinasi ini gratis untuk semua rakyat Indonesia,” tandasnya.

Ia menambahkan, sebanyak 5000 Tenaga Kesehatan (Nakes) telah menjalani vaksinasi massal pada kegiatan sebelumnya.

“Sedangkan di stadion ini ditargetkan ada 8.000 petugas pelayanan publik, baik ASN maupun non ASN yang diberikan vaksin selama empat hari kegiatan,” demikian Sri Enny mengakhiri.

Untuk diketahui, lokasi vaksinasi PNS itu dilakukan di pintu utama Stadion Wibawa Mukti.

Ada empat area dalam proses vaksinasi, dekat pintu masuk yaitu area pendaftaran, lalu disebelahnya area pemeriksaan atau skrining.

Untuk area penyuntikan vaksin berada di lobby utama stadion, setelah itu untuk area observasi disiapkan di area tribun penonton.(ZAL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*