Undang-undang Perintahkan Kemendagri Segera Tetapkan Pj Bupati Bekasi

Ketum LSM Sniper Gunawan.

CIKARANG PUSAT – Kekosongan jabatan Bupati Bekasi pasca-meninggalnya Eka Supria Atmaja menjadi polemik publik. Beragam komentar dan pandangan muncul dari kalangan stakeholder serta masyarakat.

Menyikapi hal itu, Ketua Umum LSM Sniper Gunawan menyebut hal itu (kekosongan jabatan) jangan berlarut terjadi. Karena itu Gunawan mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk segera menetapkan Penjabat (Pj) Bupati Bekasi.

Dijelaskan Gunawan, jika merujuk ke UU 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota di Pasal 173 ayat (1) berbunyi: “Dalam hal Gubernur, Bupati, dan Walikota berhenti karena: a.meninggal dunia; b.permintaan sendiri; atau c.diberhentikan; maka Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota menggantikan Gubernur, Bupati, dan Walikota.”

“Persoalannya, di sini belum bisa dieksekusi (UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 173), karena di Kabupaten Bekasi belum ada Wakil Bupati,” terang Gunawan.

Selanjutnya, papar Gunawan, di Pasal 174 ayat (7) berbunyi: “Dalam hal sisa masa jabatan kurang lebih dari 18 bulan, Presiden menetapkan penjabat Gubernur dan Menteri Dalam Negeri menetapkan penjabat Bupati/Walikota.”

“Dengan ketentuan tersebut sudah cukup jelas, apabila di pemerintah daerah terjadi kekosongan sisa masa jabatan bupati, wajib segera diisi dan tidak perlu dilama-lamain, apalagi sampai ditunda-tunda, sebab ketentuanya sudah jelas,” tegas Gunawan.

Masih menurut Gunawan, yang paling simpel saat ini untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati Bekasi yang sesuai dengan ketentuan Undang-undang adalah Kemendagri menetapkan Pj Bupati.

“Terlepas nanti setelah ada Pj Bupati, semisal Wabup Terpilih dilantik, tidak masalah. Sebab, kalau Wabup jadi dilantik, dan kemudian selesai dilantik dan kemudian Wabup ditetapkan menggantikan Bupati, memang diatur di Undang-undang. Tinggal berhentikan saja Pejabat Bupati,” demikian Gunawan mengakhiri. (RED)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*