CIKARANG PUSAT – Wakil Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Budiarta dengan gamblang bicara kriteria calon wakil bupati yang cocok untuk mendampingi Eka Supria Atmaja jika sudah ditetapkan menjadi bupati definitif.
Budiarta dengan tegas akan menolak calon wakil bupati yang bukan dari kader maupun pengurus Partai Golkar.Penolakan itu dianggap realistis, pasalnya calon wakil bupati yang bukan dari kader Partai Golkar dikhawatirkan tidak memiliki loyalitas dan melenceng dari jalur partai.
“Saya orang pertama yang akan menolak keras kalo hal itu terjadi. Masih banyak kok kader Partai Golkar yang kompeten, kredibel, loyal, dan laik mendampingi pak Eka tiga tahun ke depan,” tegas Budiarta saat dimintai komentarnya oleh Bekasiekspres.com, Senin (01/04/2019) kemarin.
Apbila pendampung Eka Supria Atmaja berasal dari satu partai yang sama, menurut dia, maka akan saling memback up.Karena itu, dirinya menginginkan agar salah satu kader maupun pengurus Partai Golkar untuk maju mendampingi Eka Supria Atmaja sampai masa tugasnya berakhir.
“Ini bertujuan agar dalam perjalanan keduanya mengemban tugas bupati dan wakil bupati tidak terjadi perbedaan kebijakan maupun pendapat yang bisa memicu perselisihan,” ungkapnya.
“Kalo diusung dari satu partai yang sama, tentu banyak keuntungan, salah satunya tumbuh keharmonisan diantara keduanya.Harmonisasi ini lah yang mewujudkan kesuksesan dalam merealisasikan program, visi dan misi,” sambung dia. (DEJ)
Leave a Reply