CIKARANG PUSAT-LSM Aliansi Masyarakat Peduli Bekasi (Ampibi) Kabupaten Bekasi, mempertanyakan slogan Bekasi Baru Bekasi Bersih yang digembar-gemborkan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, lantaran realitanya kondisi sekarang ini tidak jauh beda dengan yang kemarin.
“Harus dijabarkan dong Bekasi Baru itu yang seperti gimana?lalu Bekasi Bersih juga kayak apa?,”ujar Ketua Ampibi, Amet Muslim yang diwawancarai, Selasa (08/10/2019).
jelas dia, slogan sebagus apapun yang diusung, namun jika tidak dijalankan oleh para aparaturnya sendiri, berarti namanya omong doang (Omdo).
Bupati Bekasi harus berani menegur keras anak buahnya, dan mempertanyakan kenapa jalan Kalimalang tidak kunjung rampung hingga saat ini,padahal sudah diluncurkan sejak 2017 lalu.
Tidak tuntasnya pembebasan jalan Kalimalang sampai saat ini, papar dia, menjadi sebuah tamparan bagi kepemimpinan Eka Supria Atmaja secara tidak langsung. Sebab, slogan Bekasi Baru Bekasi Bersih yang digaungkan seakan tidak bermakna jika pembangunan jalan saja tidak tuntas.
“Omdo semua, buktinya jalan Kalimalang dua lajur tidak tuntas. Buktikan dong kalo Bekasi Baru Bekasi Bersih itu ada di aparaturnya,”tegas pria yang akrab disapa Dewa.
“Akibat tidak adanya sikap tegas Eka Supria Atmaja sebagai Bupati Bekasi, maka slogan ini cuma teriaknya aja yang gede, tapi dalam praktik nol,”lanjut dia.
Menurut dia, masyarakat saat ini menantikan gebrakan kerja nyata Eka Supria Atmaja selaku Bupati Bekasi dalam wujud Bekasi Baru Bekasi Bersih. Tapi yang terjadi koordinasi antar lintas sektoral dan SKPD terlihat kacau.
“Lintas koordinasi antar SKPD tidak jalan. Bukti nyatanya tidak tuntasnya jalan Kalimalang yang sudah dianggarkan melalui APBD tahun 2019 sebesar 13 miliar,”tutupnya.(DEJ)
Leave a Reply