Proyek Jaling Kampung Pegadungan Heler Diduga Asal Jadi

SUDAH RETAK: Proyek Peningkatan Jalan Lingkungan (Jaling) Kampung Pegadungan Heler RT 01/RW 017 Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, yang baru dikerjakan pada Senin (07/10/2019) sudah mengalami retak- retak.

TARUMAJAYA-Peningkatan Jalan Lingkungan (Jaling) Kampung Pegadungan Heler RT 01/RW 017 Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2019 diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi, baik ketebalan maupun lapisan pondasi bawahnya. 

Hal itu dikatakan Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kecamatan Tarumajaya, Raymond.

Menurutnya, oknum kontraktor yang merupakan rekanan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bekasi diduga kuat sengaja mengurangi volume beton hingga ketebalan jalan tidak mencapai 15 centimeter.

“Mirisnya lagi, untuk Lapisan Pondasi Bawah (LPB) pihak kontraktor tidak menggunakan agregat kelas A,” ujar Raymond, Kamis (10/10/2019).

Ia juga mempertanyakan kinerja Pengawasan DPRKPP Kabupaten Bekasi yang diduga kongkalikong dengan rekanan lantaran melakukan pembiaran dan tidak ada pencegahan. Alhasil, lanjut pria kepala plontos ini, jalan yang diperbaiki pada Senin 7 Oktober 2019 ini sudah retak bahkan patah padahal baru sehari selesai dikerjakan. Selain itu, berdasarkan pantauannya saat pengerjaan, diduga pihak kontraktor sudah menyiapkan bagian-bagian jalan untuk dicoredrill (diambil sample beton-red). 

“Saya menduga ada beberapa titik yang akan dicoredrill ditandai dengan garis silang dan cat putih pada pinggir jalan,” cetus dia. 

Dirinya berharap Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Jawa Barat menambah daftar kegiatan untuk diaudit khususnya di Kabupaten Bekasi. “Oknum kontraktor nakal harus diberikan efek jera,” tandasnya.

Sementara, pihak Kontraktor, H. Nata saat dikonfirmasi mengaku sudah mengerjakan proyek jaling tersebut sesuai spesifikasi.

“Kami sudah kerjakan sesuai rencana anggaran biaya (RAB), jadi kalau baru sehari dikerjakan sudah retak itu bukan salah kami,”kilahnya. (FER/ZAL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*