JATIASIH-Dalam rangka momentum Hari Santri Nasional (HSN) juga Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober, Organisasi Massa (Ormas) Forum Bhineka Tunggal Ika (FBTI) menghelat Kemah Kebangsaan yang bertemakan”Cinta NKRI dan Peduli Lingkungan”, diikuti ratusan siswa dan siswi perwakilan dari 100 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) yang berada di enam wilayah kecamatan Kota Bekasi.
Kegiatan akan berlangsung selama dua hari hingga Minggu (27/10/2019), pembukaan Kemah Kebangsaan hari ini dihadiri oleh unsur muspika, tokoh pemuda dan ulama, bertempat di Villa Yasfi Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.
Ketua DPC Forum Bhineka Tunggal Ika Kota Bekasi,Gus Sholahuddin Malik mengatakan, kemah kebangsaan dimaksud untuk menumbuhkan semangat cinta NKRI dan rasa kekompakan pada diri generasi muda, sebab dikhawatirkan saat ini di jaman millenial generasi muda mulai mengalami krisis demoralisasi, dekadensi moral dan sifat individual akibat pengaruh gadget.
“Karena itu kita kepengen anak-anak muda kecintaannya pada tanah air tetap tumbuh berkembang, termasuk juga menghindari sifat-sifat hedonis,konsumtif, kemudian kurang menghargai budaya sendiri. Ini sesuatu yang harus kita antisipasi,”ujarnya kepada awak media, Sabtu (26/10/2019).
Ke depan, Gus Sholahuddin berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat kembali menumbuhkan sifat patriotisme bangga dan cinta tanah air pada diri generasi muda, supaya tidak mudah terpapar faham radikalisme di saat masa pubertas juga proses pencarian jatidiri mereka.
“Kalau dalam proses itu mereka tidak menemukan sesuatu yang benar, kita juga merasa bersalah, makanya kita yang lebih tua ini hadir untuk memberikan keteladanan bagi mereka,”jelasnya.
Hal serupa diungkapkan Ketua Panitia Kemah Kebangsaan Ahmad Subhan, dalam kegiatan ini para siswa diajarkan sesi kebangsaan, sesi lingkungan,juga bagaimana cara ber-medsos yang benar.Ke depan pihaknya akan terus mengawal selepas kegiatan ini melalui wadah dan komunikasi, juga membuat program-program baru melalui tema yang berbeda.
“Setahun ke depan kita akan membuat acara yang sama tapi dengan tema yang berbeda, misalnya lingkungan, mungkin bekerjasama dengan badan narkotika,kita juga bersinergi juga dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga,” terangnya.
Kemudian lanjutnya, kegiatan ini juga mendapat respons yang positif dari Pemerintah Kota Bekasi, pada pembukaan kegiatan hari ini dihadiri unsur muspika setempat, rencananya di hari kedua Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahjono juga akan hadir memberikan edukasi kepada para peserta.
“Kita berterima kasih kepada Pemkot Bekasi, karena acara ini diterima dengan baik, walaupun kita mengetahui acara (Pemkot) begitu padat, terbelah acara dengan Hari Santri,”pungkasnya. (RAN)
Leave a Reply