Jawab Keluhan Warga Saat Reses, Nico Godjang Usulkan Dana Alokasi RW

POSE BARENG: Nicodemus Godjang (tengah) saat berpose bareng warga Aren Jaya.

BEKASI TIMUR-Anggota DPRD Kota Bekasi, PDI Perjuangan dari Dapil 1 Nicodemus Godjang menerima keluhan warga masyarakat terkait sarana dan prasana di lingkungan yang dirasakan masih kurang. Di antaranya, minimnya posyandu, penataan jalan lingkungan (jaling), hingga saluran air yang mampet.

Keluhan tersebut disampaikan perwakilan warga saat menghadiri  jaring aspirasi masyarakat melalui kegiatan Reses yang dihelat anggota DPRD Nicodemus Godjang, bertempat di Lapangan Olahraga Kantor RW.004, Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur

“Saya ingin bapak dewan sering berkunjung kemari, karena selama ini pembangunan tersendat. Contohnya saluran air di wilayah saya sudah hampir 30 tahun ini tidak ada perbaikan,” tutur Dede, salah seorang warga RT.018, Kelurahan Aren Jaya, Minggu (10/11/2019).

Menjawab keluhan warga masyarakat, anggota DPRD Kota Bekasi Nicodemus Godjang mengatakan akan mengusulkan dana alokasi RW pada usulan dewan tahun 2020 mendatang, karena dana khusus ini dinilai sangat penting untuk mempercepat pembangunan di wilayah RW.

“Akan saya usulkan supaya RW diberikan kewenangan untuk mengatur lingkungannya dan dianggarkan, terkait dengan rencana pembangunan di tingkat RW yang di-back up dengan anggaran,” kata Nico

Diungkapkannya, panjangnya birokrasi selama ini yang terkadang membuat usulan RT/RW itu mampet hingga bertahun-tahun baru terealisasi, oleh karena itu dia akan mengusulkan bagaimana RW akan diberikan anggaran untuk membangun lingkunganya dan dapat dipertanggung jawabkan secara hukum.

“Seperti dana alokasi desa, ini dana alokasi RW. Artinya, RW bisa mengajukan anggaran melalui proposal RAB-nya, dengan batas minimal misal 200 juta per RW. Ini bisa dianggarkan dan RW bisa membangun lingkungannya,”jelasnya.

Nico mencontohkan pemanfaatan alokasi dana operasional RW ini bisa digunakan untuk pembelian mobil ambulan buat kepentingan warga di lingkup RW.

“Kalau memang dia (para ketua RW) konsen, dalam 1 tahun anggaran bisa jadi mobil ambulan,sehingga tidak kerepotan lagi ketika ada warga sakit, sudah ada ambulan standby,”ujarnya

Dengan adanya wacana tersebut, Nico yang juga Ketua Badan Pembentukan  Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bekasi ini berharap DPRD  juga pemerintah daerah akan lebih terbuka untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat.

“Kami akan usulkan revisi Perda terkait insentif RT/RW, saya sudah usulkan di Bapemperda tapi belum ada rapat serius terkait itu,”pungkasnya. (RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*