JATIASIH – Penderitaan warga terdampak banjir di RW 015, 16 dan RT 03 Buana Jaya, 05 Kampung Cakung Salak Bawah RW 012 belum berakhir, pasalnya siang ini air masih tergenang di wilayah itu.Kamis (02/01/2020).
Walau kondisi air perlahan mulai menyurut, warga pemilik rumah belum dapat membersihkan rumahnya.Posko Peduli Banjir pun semakin aktif melayani para korban banjir.
Lurah Jatimekar, H Gofur kepada bekasiekspres.com menjelaskan, dua Posko Peduli Banjir sudah difasilitasi pelayanan kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Jatiasih dan Rumah Sakit Mitra Keluarga.
Untuk menu makan siang ini, kata Gofur, ada 2 macam menu yaitu lauk pauk ayam dan masakan tradisional.
“Ini memang permintaan warga yang kena banjir supaya makan siang ini masakan ala tradisional,”ujarnya.
Untuk korban jiwa,lanjut Gofur, tidak ada, namun untuk kerugian materi sampai siang ini (13.00 Wib) belum dapat dihitung karena air masih menggenangi rumah warga.
“Memang ada mobil warga yang terendam, tapi sampai saat ini masih diinvetarisir secara keseluruhan,”ujarnya.
Dijelaskan, Posko Peduli Banjir yang ada di wilayahnya juga mendistribusikan bantuan ke warga terdampak banjir,bseperti di wilayah Pondokgede Permai, Nusapala dan sekitarnya.
“Alhamdulillah bantuan dari donatur peduli banjir terus mengalir.Kami dari instansi Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih bekerjasama dengan instansi terkait dan dibantu oleh tim relawan PSM, Karang Taruna, Laskar Merah Putih, RT RW, Linmas dan yang lainnya, bekerja semaksimal mungkin membantu para korban banjir.
“Di posko ini juga tersedia kebutuhan untuk balita. Untuk itu kepada warga yang mungkin memiliki balita bisa datang langsung ke posko,”terang Gofur.
Dari pantauan bekasiekspres.com, Jalan Raya Jatiasih-Pondokgede (depan perumahan Nasio Graha) yang sebelumnya ditutup untuk kendaraan roda dua dan lebih karena jalan itu digenangi air, tapi sejak pukul 22.00 Wib jalan itu sudah dibuka kembali. (YAT).
Leave a Reply