BABELAN-Aktivitas pembangunan Cluster Victoria Village di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi nampaknya semakin merugikan masyarakat. Selain pengurugan menggunakan truk bermuatan lebih dari kekuatan jalan, pihak pengembang semakin tidak perdulikan keselamatan pengguna jalan.
Hal ini diketahui saat musim penghujan mobilisasi pengurugan melintas dengan kondisi ban truk yang dipenuhi tanah merah hingga menyebabkan jalan licin.
Syahril, warga setempat menuturkan, tanah merah yang berasal dari truk pengurugan Cluster Victoria Village berceceran memenuhi Jalan Raya Buni Bakti Pertamina. Akibatnya belasan pemotor jatuh akibat licinnya jalan.

KORBAN JALAN LICIN: Warga Desa Buni Bakti yang terjungkal akibat licinnya jalan.
“Sudah dua belas motor terjungkal, parahnya lagi, mereka yang semuanya hendak berangkat kerja harus pulang karena pakaiannya kotor,” ucap Syahril kepada bekasiekspres.com, Selasa (21/01/2020) pagi.
Senada dikatakan pengguna jalan, harusnya ban truk yang keluar dari proyek pengurugan dibersihkan terlebih dahulu. Jika masih ada tanah yang terbawa dan berceceran, segera dibersihkan agar tidak semakin membahayakan pengguna jalan.
“Saya berharap pemerintah menindak tegas pengembang yang merugikan masyarakat, lalu pengembang harus bertanggungjawab jawab atas kecelakaan yang terjadi akibat mobilisasi pembangunannya,” pinta Arif, pria yang mengaku setiap hari melintasi Jalan Buni Bakti. (FER)
Leave a Reply