BEKASI SELATAN – Menjelang perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) untuk menentukan ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), partai Golkar Kota Bekasi didera polemik sengketa lahan kantor DPD.
Sebelumnya, Andi Iswanto Salim mengamuk mendatangi kantor DPD Golkar dan bersitegang dengan pembina Partai Golkar Kota Bekasi Abdul Manan, lantaran ia merasa kecewa telah dibohongi selama 16 tahun terkait jual beli lahan kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Andi yang mengklaim dirinya sebagai pembeli sah lahan tersebut sejak tahun 2004 mengaku telah melaporkan jajaran pengurus DPD Golkar Kota Bekasi ke Polda Metro Jaya.
Menyikapi hal itu, hari ini jajaran kader Partai Golkar Kota Bekasi berniat melaporkan balik perbuatan Andi Salim ke Polres Metro (Polrestro) Bekasi Kota atas tuduhan perbuatan tidak menyenangkan.
“Kebetulan memang kami tidak berada di tempat karena lagi ada tugas di luar kota,begitu pagi saya lihat video,saya bersama teman berinisiatif bahwa ini sudah melukai,menyinggung kami sebagai kader Golkar. Jadi kami berencana hari ini, mudah-mudahan selesai, akan melaporkan tindakan tidak menyenangkan karena ini simbol-simbol Golkar kami, partai politik ada gedung kami,karena saya berkantor di sini,”ujar Maryadi, Wakil Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, Bidang Pemenangan Pemilu, Rabu (08/07/2020).
Diungkapkannya, gedung DPD ibarat rumah bagi para kader, sedangkan kedatangan Andi Salim yang telah melakukan pengusiran terhadap salah seorang pengurus, juga bersitegang dengan senior partai dianggap melukai hati para kader.
“Mohon maaf, ibarat rumah ya, abang punya rumah. Tau-tau ada tamu datang tidak permisi tidak apa. Bahkan di dalam video saya lihat miris sekali kalau senior saya Hj. Titin diomelin, diinterogasi, itu bukan tupoksinya. Diusir, jadi mohon maaf saya tidak bicara masalah, kalau ranah hukum sudah jalan, beliau sudah melaporkan ke Mabes, sudah ikutin saja prosesnya,”beber Maryadi.
Dia mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti guna persiapan pelaporan mengenai hal tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota atas tuduhan perbuatan tidak menyenangkan yang telah dilakukan Andi Salim di kantor DPD.
“Kita targetkan (melapor) sore ini,” pungkasnya. (RAN)
Leave a Reply