Isu Dirut PDAM TB Diperiksa KPK Dibalas Buka Lowongan Dirum, Kasubag Humas: Hoaks Itu

Kantor PDAM Tirta Bhagasasi.

CIKARANG PUSAT – Merebaknya isu Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Bhagasasi yang dalam minggu ini telah dipanggil oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menjadi “buah bibir” di jajaran karyawan dan direksi perusahaan plat merah Pemkab Bekasi.

Menurut sejumlah sumber, “buah bibir” itu berawal dari adanya gonjang ganjing dan berbagai manuver pasca jabatan defenitif Direktur Umum (Dirum) yang “kosong” sejak awal tahun 2020 yang dibiarkan oleh pemangku kebijakan.

Bahkan, kata sejumlah sumber, ada juga yang mengatakan, bahwa gonjang-ganjing dan manuver itu terjadi “pra & pasca” ditunjuknya kembali Usep Rahman Salim oleh Bupati Bekasi sebagai Dirut PDAM untuk kali keempat.

Sayangnya, gonjang-ganjing dan
manuver yang terjadi di perusahaan plat merah itu, ketika dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait dan berkompeten, tidak bisa dihubungi.

Sementara itu, dewan pendiri LSM JEKO yang sehari-harinya disapa Bob, ketika diminta komentar terkait isu dan gonjang- ganjing serta manuver yang terjadi di tubuh PDAM itu, membenarkan.

Menurutnya, gonjang-ganjing dan manuver itu terlihat pasca Bupati Bekasi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 500/Kep-332-admrek/2020 tanggal 14 Agustus 2020 tentang penugasan kembali Usep Rahman Salim sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi, masa jabatan periode 2020 – 2024.

Bahkan kata Bob, untuk “meredam” gonjang-ganjing dan manuver itu, pemangku kebijakan di Pemkab Bekasi membuka “lowongan” untuk mengisi jabatan Direktur Umum (Dirum) yang selama ini kosong, pasca ditinggal Ulan Ruslan pada akhir tahun 2019.

“Tanggal 17 Febuari 2021, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Bekasi, Gatot Purnomo menyatakan siap membuka lowongan Bakal Calon (Balon) Dirum PDAM Tb. Artinya, hal ini untuk meredam manuver yang terjadi,” tutur Bob.

Disinggung terkait isu Dirut PDAM diperiksa pihak KPK, menurut Bob, hal itu sengaja dibesar-besarkan oleh oknum yang berambisi dengan posisi jabatan di perusahaan plat merah.

“Info itu diperoleh dari suara di internal kantor pusat PDAM TB. Kabarnya, ada yang mengatakan bahwa pemanggilan Dirut itu terkait pembebasan lahan dan pembangunan kantor pusat PDAM serta pemasangan pipa dari Poncol sampai Cipendawa” katanya.

“Jika info itu benar dan prosesnya berjalan, maka manuver itu berhasil dan jabatan Dirut diambil alih oleh seorang Plt,” katanya lagi.

Kasubag Humas PDAM TB, Ahmad Fauzi membantah isu Dirut Usep Rahman Salim diperiksa KPK.

“Tidak benar itu. Kabar hoaks bang,” ujar Ahmad Fauzi saat dikonfirmasi Bekasiekspres.com via pesan WhatsApp, Rabu (10/03/2021). (ZAL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*