BEKASI SELATAN -Panitia Seleksi (Pansel) telah menyelesaikan rangkaian tahapan seleksi calon Direktur Teknik Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi dan mengerucutkan tiga kandidat terbaik yang telah diserahkan kepada Kuasa Pemilik Modal (KPM) untuk menentukan satu nama sebagai direktur teknik periode 2026–2031.
Ketua Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Bekasi (JARIPEMASI), Rayhan mengingatkan KPM (Wali Kota Bekasi) bahwa pemilihan Direktur Teknik (Dirtek) sudah menjadi perhatian publik karena jabatan tersebut memiliki peran strategis dalam pengembangan infrastruktur air minum, peningkatan kualitas pelayanan pelanggan, pengurangan tingkat kehilangan air, serta perluasan cakupan layanan air bersih bagi masyarakat Kota Bekasi.
“Wali Kota Bekasi Tri Adhianto selaku KPM Perumda Tirta Patriot harus selektif dan wajib menerapkan sistem merit dalam memilih direktur teknik. Jangan main asal comot sesuai keinginan apalagi karena kepentingan pragmatis,” ungkap Rayhan, Rabu (17/06/2026).
Sesuai prinsip sistem merit, terang Rayhan, pengisian jabatan strategis di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus didasarkan pada kompetensi, kualifikasi, integritas, pengalaman, dan rekam jejak profesional calon, bukan atas dasar kedekatan politik maupun hubungan personal. Sistem merit bertujuan memastikan pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dijelaskan Rayhan, terdapat tiga kandidat yang telah lolos tahapan seleksi dan masuk dalam daftar calon Direktur Teknik, yaitu Edwarsyah, Irwan Indriyanto, dan Bahrul Alam. Ketiganya telah mengikuti proses seleksi yang meliputi seleksi administrasi, uji kompetensi, serta tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
“Penetapan direktur teknik juga harus memperhatikan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan terkait pengelolaan BUMD, termasuk prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG),” ujar Rayhan.
Rayhan menyebut sejumlah kalangan menilai bahwa direktur teknik yang terpilih nantinya harus memiliki visi yang jelas dalam menjawab berbagai tantangan pelayanan air bersih di Kota Bekasi. Tantangan tersebut antara lain peningkatan kapasitas produksi, pemerataan distribusi air, pengembangan jaringan perpipaan, efisiensi operasional, serta peningkatan kepuasan pelanggan.
Publik kini menantikan keputusan akhir yang akan diambil oleh Wali Kota Bekasi setelah seluruh tahapan dan mekanisme administrasi selesai dilaksanakan. Harapannya, keputusan tersebut benar-benar mencerminkan penerapan sistem merit sehingga menghasilkan direktur teknik yang profesional, berintegritas, dan mampu membawa Perumda Tirta Patriot menjadi perusahaan daerah yang lebih maju dan berdaya saing.
“Siapa pun yang terpilih, yang utama adalah kompetensi, integritas, dan kemampuan meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Bekasi,” demikian Rayhan mengakhiri.
Berikut 3 Calon Direktur Teknik dan Rekam Jejaknya :
1.Edwarsyah,S.T.,M.T. : menunjukkan performa mapan dengan rekam jejak sebagai mantan Direktur Operasional PT AM Bandarmasih secara penjenjangan karir industri air bersih, ia sudah berada di level direksi.
2.Bahrul Alam, S.T. : menunjukkan kinerja stabil di internal BUMD sebagai Manajer Tingkat Menengah. Jabatan ini setingkat di bawah direksi, sehingga ini merupakan promosi vertikal baginya, namun ia belum pernah menduduki posisi direksi.
3 Irwan Indriyanto, S.E.,S.H.,M.M.: memiliki rekam jejak kepemimpinan sebagai Direktur Utama perusahaan swasta, namun belum memiliki portofolio kinerja di internal BUMD air bersih.Ia juga mantan calon legislatif.
Kesimpulan Akhir Berdasarkan Sistem Merit:
Jika panitia seleksi dan KPM murni berkiblat pada sistem merit tanpa variabel kedekatan politik maupun prefelensi putra daerah, urutan kelayakannya adalah :
1 Peringkat 1 :Edwarsyah, S.T.,M.T. (unggul mutlak di kualifikasi S2, linieritas,dan portofolio level direksi).
2.Peringkat 2 : Bahrul Alam, S T. (Unggul dalam kesiapan operasional internal namun kalah di strata pendidikan formal dari Edwarsyah).
3.Petingkat 3 : Irwan Indriyanto, S E.,S.H., M.M.(kurang kompetitif untuk posisi spesifik direktur teknik akibat tidak adanya latar belakang teknik air minum).(RED)
Leave a Reply