BEKASI TIMUR – Video yang menayangkan sejumlah orang berebut kertas suara di gudang logistik KPU Kota Bekasi, ternyata menuai polemik publik.Pasalnya, ulah rebutan itu berdampak sejumlah kertas suara mengalami kerusakan dan tidak bisa digunakan saat Pemilu 17 April mendatang.
Salah satu PPS di Bekasi Timur yang enggan namanya disebutkan mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Bahkan dengan gamblang dia menyebut bahwa yang rebutan surat suara adalah Tenaga Kerja Kontrak (TKK) dan bukan PPK maupun PPS.

“Yang rebutan itu para TKK yang ingin kerja cepat sortir surat suara.Gak ada PPK maupun PPS yang ikut rebutan seperti yang ditayangkan di video itu,” ungkapnya.
Ia pun menyebut banyak surat suara yang menjadi rusak, seperti kotor karena berserakan, sobek dan lecak.
“Jadi mubazir surat suara rusak seperti itu, KPU Kota Bekasi harus bertanggungjawab dengan kejadian itu,” ujarnya singkat.(ZAL)
Leave a Reply