CIKARANG PUSAT-Anggota DPRD dan politisi Partai Golkar Iip Syarip Bustomi menginterupsi jalannya Paripurna HUT Kabupaten Bekasi ke 69 lantaran ketidakhadiran Gubernur Jawa Barat dan selalu diwakilkan oleh bawahannya.
“Saya sudah empat periode dilantik menjadi anggota DPRD Kabupaten Bekasi, namun tidak pernah dihadiri Gubernur Jawa Barat,”kata dia dalam forum Paripurna, Kamis (15/08/2019).
Menurutnya, perayaan Hari Jadi ke 69 di Pemerintahan Bekasi yang saat ini dipimpin Eka Supria Atmaja seharusnya menjadi momentum bersama.
“Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada perwakilan Gubernur Jabar yang ada di depan, bagaimana pun juga bahwa dengan hadirnya seeorang gubernur dapat memberikan motivasi serta dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang baru,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Jawa Barat, Dani Ramdhan mengatakan, sama halnya ketika Jawa Barat merayakan hari jadinya juga mengundang Mendagri, pertimbangannya juga sama tidak bisa hadir, karena Indonesia terdiri dari 74 provinsi sedangkan Jawa Barat terdiri dari 27 Kab/Kota.
“Kalau berkeliling Jawa Barat bisa habis waktunya Jabar, sedangkan Gubernur Jabar seringkali diundang oleh Presiden maupun Wapres begitu juga menteri dan DPRD,”kata dia.
Kalau Gubernur tidak hadir di salah satu Kab/Kota itu jelas lebih sensitif. Makanya dalam protap yang dulu ada namanya Residen yang sekarang disebut Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil).
“Kalau dulu itu yang sering menghadiri setiap ada kegiatan hari jadi di tiap Kab/Kota, namun untuk awal tahun ini organisasi itu dibubarkan oleh gubernur karena perampingan organisasi”pungkas dia.(DEJ)
Leave a Reply