TAMBUN SELATAN- Hujan deras yang mengguyur wilayah Bekasi pada Jumat (1/11/2019) siang hingga sore hari, bukan saja membuat sebagian warga Bekasi bergembira lantaran akhirnya ada harapan masa kekeringan terlewati. Lebih dari itu, bagi sebagian warga Bekasi yang tinggal dilintasi sungai Kalimalang, bertambah kegembiraan lanataran mendapatkan berkah Ikan mabuk di Kalimalang.
Dari informasi yang dihimpun, mabuknya ikan-ikan yang hidup di Kalimalang bukan akibat sungai Kalimalang yang tercemar, hal tersebut terjadi karena siklus tahunan pergantian air baru, dari hujan deras yang mengguyur setelah kemarau panjang. Wal hasil warga sekitar Kalimalang seperti merasakan panen raya ikan, lantaran ikan yang mabuk naik ke permukaan air dan mudah untuk di tangkap.

Toto (37), salah seorang warga yang merasakan berkah Ikan Kalimalang mengaku mengetahui Ikan-ikan mabuk di Kalimalang pada Jumat malam tidak lama setelah hujan mengguyur kawasan Bekasi.
“Setahu saya ikan-ikan mabuk ini saat habis azan Isya. Ini biasa terjadi (ikan mabuk,red) hampir seiap tahun saat habis musim panas (kemarau) dan saat hujan deras pertama. Alhamdulillah saya dapat ikan Baung (sejenis ikan Patin/Lele) yang kena dijaring,”ujar pria yang tinggal di Kampung Buaran, RT001/001, Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Pantauan Bekasi Ekspres.com, ratusan warga sepanjang Kalimalang, mulai Cibitung hingga Tambun Selatan yang terlintasi Kalimalang tidak mau menyia-nyiakan kesempatan panen ikan musiman di Kalimalang. Meski kejadian ikan mabuk di malam hari, nampak mulai dari anak-anak sampai orang dewasa coba mencari peruntungan dengan membawa jaring ataupun alat tangkap ikan seadanya untuk menangkap ikan mabuk yang muncul ke permukaan sungai Kalimalang.
“Ikan di Kalimalang ini kebanyakan ikan jenis Tawes dan Baung,”tambah Toto memberikan penjelasan.
Sekedar dikatahui, Saluran Kalimalang adalah sebuah kali buatan yang dibangun untuk memasok air ke PDAM untuk masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
Air Kalimalang berasal dari Waduk Jatiluhur, Purwakarta, yang berarti dari sungai Citarum. Bagian hulu Kalimalang adalah salah satu percabangan bendungan Curug, yang terletak di desa Curug, kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Bendungan Curug ini terbagi dalam 2 saluran induk irigasi, yaitu Tarum Barat dan Tarum Timur, yang melintasi Kabupaten Subang dan bermuara di sungai Cipunegara di perbatasan Subang dan Indramayu). Nama asli Kalimalang adalah Saluran Induk Irigasi Tarum Barat. Saluran Induk Irigasi Tarum Barat ini mengalir menelusuri bendungan Curug, Cikarang, Cibitung, Tambun, Kota Bekasi, dan Jakarta Timur. (MAR)
Leave a Reply