BEKASI TIMUR-Peringati Hari Ibu yang ke 91,DPC PDI Perjuangan melaksanakan giat Sosialisasi HIV/AIDS bersama pelajar dan mahasiswa serta seluruh jajaran struktural DPC PDIP Kota Bekasi, bertempat di Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur.
Menurut Kader PDIP Kota Bekasi Janet Stanzah, kegiatan hari ini sesuai instruksi DPP PDI Perjuangan kepada seluruh DPD dan DPC PDIP di Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ibu ke 91 dengan agenda sosialisasi dan seminar kesehatan mengenai HIV/AIDS.
“Terkait seminar, HIV/AIDS saat ini memang menjadi penyakit yang cukup serius yang harus segera ditanggapi, apalagi tingkat penularannya sangat tinggi di seluruh dunia dan juga di Bekasi ini nomor dua,” ujarnya kepada awak media, Minggu (22/12/2019).
Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bekasi yang juga pernah berprofesi sebagai seorang dokter ini menuturkan, sebagai praktisi kesehatan, dirinya ingin memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya HIV/AIDS, khususnya para remaja dan juga kaum ibu.
“Karena mereka salah satu yang rentan dengan HIV/AIDS. Saat ini PDIP akan lebih konsen mengenai hal itu, terutama dalam rangka pencegahan penularan, karena penularan (HIV/AIDS) bisa melalui pergaulan anak-anak kita, melalui obat-obatan, atau perilaku seks yang menyimpang, istilahnya pergaulan yang tidak sehat,” bebernya.
Dikatakan Janet, peran ibu sangat diperlukan sekali dalam mencegah terjadinya penularan HIV/AIDS, terutama dalam mengawasi perilaku ataupun pergaulan anak-anaknya, dan sebisa mungkin menciptakan pola hidup sehat dalam keluarga.
“Bagaimana orang tua waspada untuk menjaga putra putrinya, dan menjaga kehidupan rumah tangganya. Itu kan untuk mencegah penularan itu sendiri,” jelasnya.
Lebih lanjut politisi PDIP ini mengatakan, bagi orang yang sudah terlanjur terinveksi HIV/AIDS harus segera dilakukan pengobatan sedini mungkin dan masyarakat tidak boleh mengucilkannya.
“Masyarakat tetap harus memberikan motivasi, karena secara medis penularannya kan bukan melalui udara, tetapi melalui darah atau hubungan intim. Jadi kalau ditemukan orang yang terinveksi harus diberikan dukungan dan pengarahan pengobatan yang lebih baik, karena tindakan pencegahan itu yang paling penting,”tandasnya. (RAN)
Leave a Reply