BABELAN-Banjir yang melanda Bekasi menginisiasi mahasiswa-mahasiswi PMII Aliansi Sayyidina Umar bin Khattab melakukan penggalangan dana dan salurkan bantuan kepada para korban banjir.
PMII Aliansi Sayyidina Umar bin Khattab (Syaubik) terdiri dari Komisariat Universitas Mitra Karya ,STIE Tribuana,STIT Marhalah Al-Ulya,Universitas Gunadharma ,STMIK Pranata Indonesia dan Universitas Bina Sarana Informatika Kota Bekasi.
Aksi sosial PMII kali ini menyasar di Kampung Buni Baru, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (06/01/2020).
Bantuan logistik yang didistribusikan berupa makanan, obat-obatan, air bersih serta pakaian laik pakai.
Ketua Komisariat Universitas Mitra Karya Kota Bekasi, Lintar Maulana, mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah suatu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
“Ini adalah bukti pengabdian kami sebagai mahasiswa untuk masyarakat Bekasi yang saat ini sedang terkena bencana,” ungkapnya.
Dijelaskan Lintar, logistik yang disalurkan kepada para korban banjir berasal dari hasil penggalangan dana yang dilakukan mulai Rabu dan Kamis (3-4 Januari 2020).
“Pada penggalangan dana tersebut berhasil mengumpulkan beberapa logistik yang memang benar-benar menjadi kebutuhan prioritas korban banjir,” ujarnya.
Selain penggalangan dana, PMII Aliansi Sayyidina Umar bin Khattab juga membantu bersih-bersih Rumah Sakit Bhakti Kartini, Kota Bekasi pada pada Sabtu (04/01/2020) kemarin.
“Kita pun kemarin bersih-bersih di Rumah Sakit Bhakti Kartini. Di sana rekan-rekan juga memberikan semua kerja kerasnya untuk membantu masyarakat,”ujarnya mengakhiri.
Aksi sosial PMII mendapat apresiasi langsung dari Kepala Desa Buni Bakti, Sidi Sumardi.
Bahkan Kades Sidi dan warganya
antusias menyambut kehadiran mahasiswa- mahasiswi dari PMII Aliansi Syaubik.
“Kami (warga Kampung Buni Baru, Desa Buni Bakti) sangat berterimakasih atas kepedulian adik- adik dari PMII. Ini salah satu gerakan nyata terhadap masyarakat korban banjir di sini,”
beber Kades Sidi.(ZAL)
Leave a Reply