BABELAN – Ketua Karang Taruna (Katar) Kecamatan Babelan mengkritisi subtansi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk 13 kecamatan di wilayah utara Kabupaten Bekasi yang digelar secara virtual bersama Bupati Eka Supria Atmaja dan Sekda Uju, pada Rabu (10/02/2021).
Ketua Katar Babelan, Abdul Syukur Hasbin bahkan menyebut pembahasannya disinyalir lari dari tema yang dimaksud.
“Kami berpandangn para camat di wilayah utara telah gagal melakukan pembinaan di tingkat desa. Artinya, usulan skala prioritasnya menjadi kurang akurat untuk mengarah kepada pemantapan ketahanan ekonomi daerah dan kehidupan masyarakat,” ungkap Syukur kepada Bekasiekspres.com.
Syukur menjelaskan bahwa rata-rata usulan 10 skala prioritas lebih kepada infrastuktur.
Semestinya, papar Syukur,
program Bumdes dan para UPTD pertanian harus jadi skala prioritas, jika mengarah kepada tema Musrenbang 2022.
“Pembangunan yang berkulitas dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bekasi tentunya tergantung dengan perencanaan yang baik, terarah, serta terukur,” tegas Syukur.
Mengapa hal ini terjadi, sambung Syukur, karena para Kepala Desa (Kades) tidak banyak cukup waktu untuk melakukan pemetaan di wilayah masing-masing, dan diduga juga BPD kurang mengakomodir secara maksimal sumber informasi warga sejak awal di wilayah yang dimaksud, seperti tingkat dusun.
“Mulai dari wilayah Kecamatan Babelan, Tarumajaya hingga Muaragembong, terbentang ribuan hektar tambak yang menghasilkan ikan, udang dan rumput laut. Namun sampai saat ini belum terbina dan tertata secara maksimal,” beber Syukur.
“For example, penguatan lembaga Bumdes dan membangun media pemasaran hasil produksi petani tambak dan palawija, serta pasar-pasar hegienis, and so on?,” beber dia lagi.
Berikut adalah 13 kecamatan di wilayah utara Kabupaten Bekasi :
1.Tambun Selatan
2.Tambun Utara
3.Tarumajaya
4.Muaragembong
5.Babelan
6.Karangbahagia
7.Tambelang
8.Pebayuran
9.Cabangbungin
10.Sukakarya
11. Sukawangi
12.Sukatani
13.Cibitung
13 camat tersebut mengikuti Musrenbang secara virtual dengan Bupati Bekasi membahas rencana pembangunan wilayah untuk tahun anggaran 2022.(ZAL)
Leave a Reply