Sarjan Santuni 600 Yatim dan Dhuafa Sambil Doakan Bupati Ade Kuswara Kunang

Sarjan menyerahkan santunan kepada yatim dan dhuafa di kediamannya, Minggu (09/03/2025).

TAMBUN UTARA – Bulan Suci Ramadan yang identik dengan bulan berbagi disambut baik oleh pengusaha muda yang merupakan putra daerah Kabupaten Bekasi dengan menebar kebaikan dan beramal.

Dia adalah H.Sarjan, bertempat di kediamannya di Kampung Gabus, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, menggelar santunan yatim dan dhuafa setempat pada Minggu (09/03/2025).

Sekira 600 yatim dan dhuafa berkumpul di lokasi acara dengan senyum yang ceria lantaran mendapatkan santunan dari Sarjan.

Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga sekitar ikut menghadiri prosesi santunan tersebut. Kegiatan santunan juga dibarengi dengan doa bersama untuk Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Para yatim dan dhuafa bareng masyarakat saat mendoakan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Sarjan mengawali sambutannya dengan menebar kuis berhadiah uang kepada masyarakat berupa pertanyaan siapa Bupati Bekasi saat ini?. Dengan suara lantang masyarakat yang menjawab “Ade Kuswara Kunang!!”.

“Mari kita doakan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, walau kemaren (pilkada) jagoan saya kalah, tapi harus saya dukung dan suport,” ujar Sarjan.

Sarjan pun mendoakan Bupati Ade Kuswara Kunang bisa menjalankan tugas dan membangun Kabupaten Bekasi dengan baik, juga dapat membawa kesejahteraan masyarakat, serta bisa menjadi bupati yang adil bagi orang gabus.

Harapan Sarjan agar Bupati Ade Kuswara Kunang dapat menjalankan program dan jargonnya menjadikan Kabupaten Bekasi yang “Bangkit, Maju, dan Sejahtera”.

“Itu (Bangkit, Maju, dan Sejahtera) harapan kita, agar pembangunan di kampung kita bisa terus diperhatikan dengan utuh,” ungkap Sarjan.

Kepada Bekasiekspres.com, Sarjan memaparkan bahwa kegiatan santunan yang digelar bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial dan spiritual di bulan Ramadan.

“Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama harus terus tumbuh, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak anak yatim dan kaum dhuafa di Kabupaten Bekasi,” ujar Sarjan mengakhiri. (RED)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*