BEKASI TIMUR-Wakil ketua I DPRD Kota Bekasi, Anim Imamuddin menyatakan satu tahun pemerintahan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto Tjahjono, masih dalam katagori biasa saja. Hal itu ia katakan di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur.
“Artinya begini, yang bagus tetap dijalanin. Cuma ada beberapa hal lain yang perlu diperbaiki dan nantinya kita akan evaluasi, seperti insentif RT/RW yang dulunya ada, Linmas yang pada dasarnya itu juga disetujui oleh DPRD, akan lihat dan koreksi,” ujarnya kepada awak media Kamis, (19/09/2019).
Anim menilai rapornya masih biasa-biasa saja, tinggal nanti ada beberapa yang akan menjadi catatan. Dikatakan, saat ini ia melihat koalisi pemerintah Golkar dengan PDIP tidak ada masalah apalagi gonjang-ganjing.
Lanjutnya, seperti diketahui Kota Bekasi juga sudah mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), namun kemudian keuangan daerah saat ini juga sedang mengalami defisit.
“Lalu dimana letak kesalahannya?, nanti setelah tupoksi kita sudah secara definitif, dewan akan memanggil dinas- dinas terkait.Dewan juga akan meminta penjelasan terkait Pendapat Asli Daerah (PAD) sebagai bahan untuk evaluasi,” jelasnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, meskipun ada kadernya di pemerintahan, PDIP tetap konsisten melakukan kritik dan masukan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan publik.
“Hingga kini komunikasinya masih harmonis serta tidak khawatir bakal terjadi pecah kongsi,” tukasnya. (RAN)
Leave a Reply