Setahun Pemerintahan Rahmat Effendi-Tri Adhianto, GMBI Soroti Dampak Defisit

Asep Sukarya (tengah, memakai rompi).

BEKASI TIMUR-Menjelang 1 tahun perjalanan pemerintahan pasangan Rahmad Effendi dan Tri Adhiyanto Tjahyono dalam memimpin Kota Bekasi, mendapat evaluasi dari berbagai lapisan masyarakat, salah satunya dari tokoh LSM di Kota Bekasi.

“Satu tahun perjalanan Pemerintahan Rahmad Effendi dan Tri Adhiyanto, kami (GMBI) melihat adanya hal yang baik dan kurang baik. Kalau untuk hal yang kurang baik itu persoalan tidak berimbangnya pendapatan dan pengeluaran, atau yang populer kita menyebutnya defisit,” ujar Asep Sukarya, Sekretaris Distrik GMBI Kota Bekasi, Kamis (19/09/2019).

Dikatakan Asep, imbas dari hal tersebut (Defisit) menjadikan tidak terbayarkannya dana insentif RT/RW dan insentif kader Posyandu, termasuk di dalamnya pengurus DKM/Masjid.

“Ini adalah yang saya katakan prestasi yang kurang baik. Kalau prestasi yang cukup baik yang kami lihat, itu karena Pemerintah Kota Bekasi giat melaksanakan program penanaman pohon hidroponik, itu saya cukup mengapresiasi,” kata dia.

Di bidang pendidikan, Asep menilai masih terkendala dengan kesiapan tenaga pengajar (guru), selain itu dari infrastruktur sekolah juga perlu diperhatikan.

“Karena itu berasal dari bangunan sekolah lama yang dimerger dari SD menjadi SMP, kemudian sarana kegiatan mengajar (meubelair) juga perlu diperhatikan, sebab kalau tidak akan berdampak buruk, contohnya di SDN Pekayon Jaya III,” terang Asep

Terkait penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Bekasi, Asep menyatakan hampir setiap tahun Pemerintah mendapatkan penghargaan-penghargaan, salah satunya adalah penghargaan Kota Layak Anak. Namun menurutnya, penghargaan tersebut tidak sebanding lurus dengan fakta di lapangan.

“Bicara Kota Layak Anak, seharusnya kejadian persekusi kemaren itu tidak terjadi, yang namanya anak-anak, siswa SMP juga anak-anak. Bahkan menurut KPAI sebelum umur 18 tahun masih termasuk dalam kategori anak-anak,”ujarnya.

Sebagai masyarakat Kota Bekasi, Asep Sukarya berharap pasangan Rahmat Effendi dan Tri adhiaanto, ke depan agar lebih fokus dalam mengawasi masalah pendidikan, kesehatan, juga pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan masyarakat saat ini sudah cukup baik, tapi perlu ditingkatkan, jangan hanya menjelang Pilkada pelayanan meningkat, tapi setelah itu diabaikan,” pungkasnya. (RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*